telusur.co.id - Iran menyatakan bahwa angkatan bersenjatanya telah melancarkan serangan terhadap target militer Amerika Serikat dalam operasi terbaru yang diklaim menimbulkan korban jiwa.
Dalam pernyataan resmi, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyebut serangan tersebut merupakan bagian dari gelombang ke-84 Operasi True Promise 4. Operasi ini menargetkan posisi yang disebut sebagai “pasukan Amerika dan sekutunya” di kawasan Teluk.
IRGC mengklaim telah melancarkan serangan menggunakan rudal balistik dan rudal jelajah terhadap enam kapal pendarat utilitas (LCU) milik Amerika Serikat di pelabuhan Al-Shuwaikh. Menurut pernyataan tersebut, tiga kapal dilaporkan tenggelam, sementara sisanya mengalami kerusakan berat akibat kebakaran.
Selain itu, IRGC juga menyebut telah melakukan serangan drone terhadap sejumlah titik yang diklaim sebagai pusat pengumpulan personel militer Amerika di wilayah pesisir serta sebuah lokasi di Dubai.
Dalam operasi tersebut, Iran mengklaim sejumlah besar personel Amerika tewas, meskipun tidak disertai rincian jumlah korban secara spesifik.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi independen maupun tanggapan resmi dari pihak Amerika Serikat terkait klaim tersebut.



