telusur.co.id - Kegiatan kerja bakti massal dilakukan di kawasan Situ Bahar RW 22, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, pada Jumat (13/3/2026) sore.
Aksi bersih-bersih ini dilakukan untuk mengatasi tumpukan sampah kiriman yang terbawa arus dari wilayah hulu Situ Bahar.
Puluhan warga bersama unsur pemerintah setempat turun langsung membersihkan area situ dan sekitarnya. Sampah yang menumpuk diketahui berasal dari aliran air dari wilayah hulu yang masuk ke kawasan situ di RW 22.
Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan aparat wilayah. Mulai dari staf Kelurahan Sukamaju, para pengurus RW, hingga organisasi kemasyarakatan yang ada di lingkungan kelurahan.
Selain itu, ibu-ibu PKK, Karang Taruna Sukamaju, anggota Linmas, LPM Sukamaju hingga Babinsa Sukamaju juga turut ambil bagian dalam kegiatan kerja bakti tersebut.
Mereka bersama-sama mengangkat sampah yang tersangkut di bantaran dan permukaan air situ.
Lurah Sukamaju, Ari Basuki mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan, khususnya Situ Bahar yang menjadi salah satu titik aliran air di wilayah Sukamaju.
“Kerja bakti ini bentuk kepedulian bersama antara pemerintah kelurahan dan masyarakat untuk menjaga Situ Bahar tetap bersih dari sampah kiriman,” ujarnya di lokasi kegiatan, Jumat (13/3/2026).
Menurut Ari, sampah yang menumpuk di lokasi sebagian besar merupakan sampah kiriman dari wilayah hulu.
Kondisi ini kerap terjadi terutama setelah hujan deras yang membuat debit air meningkat dan membawa berbagai jenis sampah.
Ia menegaskan, bahwa kegiatan kerja bakti juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah ke aliran sungai maupun saluran air.
“Sebagian besar sampah ini berasal dari hulu, terbawa arus air saat debit meningkat. Karena itu kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air agar tidak menumpuk di situ,” jelas Ari.
Melalui kegiatan kerja bakti ini, Ari berharap kawasan Situ Bahar dapat kembali bersih dan berfungsi optimal sebagai kawasan resapan air serta ruang lingkungan yang sehat bagi masyarakat sekitar.
Laporan: Malik Sihite



