telusur.co.id - Pasukan Amerika Serikat (AS) dikabarkan mengosongkan pangkalan militer Al-Balad di Baghdad, Irak. Kabar tersebut dibenarkan seorang anggota biro politik Brigade Sayed al-Syuhada, Abbas al-Zaidi.

"Pembunuhan terhadap Jenderal Soleimani membuat AS khawatir dengan nasib para pasukannya di Irak," kata dia dalam sebuah wawancara di salah satu program stasiun TV Al-Alam.

Ruang gerak para pasukan AS di Irak terbatas pada pangkalan militer dan kedutaan, terlebih setelah meningkatnya gejolak anti-AS di negara itu.

Pertemuan ulama terkemuka Irak Sayyid Muqtada al-Sadr dengan kelompok-kelompok perlawanan dianggap sebagai salah satu faktor yang memicu kekhawatiran AS.

Menurut Al-Zaidi, saat ini rakyat Irak sedang menyusun skenario pengusiran pasukan AS dari Irak.

Untuk diketahui, Pangkalan Al-Balad menjadi tempat pelatihan para tentara Amerika, serta sebagai tempat pemeliharaan pesawat F-16. Al-Balad terletak di 80 km utara Baghdad. [Tp]