Muhammadiyah: Siapapun yang Terpilih Jadi Presiden, Harus Milik Rakyat - Telusur

Muhammadiyah: Siapapun yang Terpilih Jadi Presiden, Harus Milik Rakyat


telusur.co.id - Pemilu 2024 diharapkan bukan hanya dimaknai sebagai kontestasi politik. Pascareformasi, Indonesia sudah harus bisa menempatkan diri dalam proses transformasi kebangsaan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menegaskan, siapapun nanti yang menjadi calon presiden maupun wakil presiden ataupun calon anggota legislatif baik di tingkat nasional maupun daerah, harus berpihak kepada kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

"Para calon ini harus memahami betul bahwa Indonesia bukan hanya soal kemenangan politik, tetapi nilai dan cita-cita kebangsaan yang telah diletakkan sejak awal oleh para pendiri bangsa ini,” kata Haedar, dalam keterangannya, Kamis (17/11/22).

Muhammadiyah, tutur Haedar, akan menawarkan visi karakter bangsa, konsep Indonesia berkemajuan, dan dokumen Negara Pancasila Darul ‘Ahdi wa Syahadah sebagai perspektif bagi para calon.

Perspektif tersebut menjadi penting untuk mencegah terjadinya disorientasi politik. Yaitu ingin meraih kekuasan tetapi lupa pada pondasi kehidupan berbangsa.

Bagi Haedar, untuk kepemimpinan Indonesia ke depan sangat penting adanya perpaduan antara kepemimpinan transformasional yang mengagendakan perubahan dengan kepemimpinan yang bersifat nilai, bukan berdasar kharisma semata.

"Siapapun yang terpilih nanti, setelah jadi presiden maupun jadi anggota legislatif, semua harus milik rakyat, itulah pemimpin yang berkeadilan sosial,” tegasnya.

Sebab, kepemimpinan berbasis primordialisme hanya akan menghasilkan kepemimpinan perkauman, bukan kepemimpinan kenegarawan.[Fhr]


Tinggalkan Komentar