Pohon Jadi 'Tersangka' Blackout, Fadli Zon: Jangan Kriminalisasi Pohon

telusur.co.id - Pepohonan yang terlalu tinggi jadi 'tersangka' blackout yang terjadi di sebagian Pulau Jawa. Hal tersebut sebagaimana hasil investigasi cepat yang dilakukan Polda Jawa Tengah.

Terkait itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai dugaan tersebut tidak masuk akal. Dia pun meminta agar pepohonan tidak dikriminalisasi.

"Penjelasan seperti pohon sengon (penyebab blackout) itu nggak masuk akal. Jangan kriminalisasi pohon sengon lah," kata Fadli di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Dirinya mengatakan, Menteri BUMN Rini Soemarno harus bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Rini, kata Fadli, seharusnya segera merespons, meski kini tengah menunaikan ibadah haji.

"Menteri BUMN juga harus bertanggung jawab dong, ini kan dibawahnya Menteri BUMN," kata Fadli.

Sebelumnya, jajaran Polda Jateng melakukan investigasi cepat terkait blackout yang terjadi di sebagian Pulau Jawa.

Kesimpulan dari investigasi cepat, kejadian blackout bukan karena aksi teror atau sabotase, melainkan karena kerusakan jaringan Sutet di Gunungpati, Semarang, akibat pepohonan terlalu tinggi.

Minggu (4/8) pukul 12.30 WIB, PLN Ungaran menerima laporan bahwa Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi Ungaran mengalami gangguan (trip) tidak kuat menahan daya beban. Penyebabnya ada di tower transmisi 434-435 di Desa Malon, Gunung Pati, Semarang.

Setelah dilakukan penelusuran, penyebab kerusakan tower transmisi akibat adanya pohon yang melebihi batas Right of Way (ROW) setinggi 8,5 meter yang mengakibatkan loncatan listrik atau flash. [ipk]

Laporan: Saeful Anwar

Tinggalkan Komentar