Pulihkan Kondisi Fsikologis, Wanita Malam Harus Jalani Rehabilitasi

26 wanita malam saat di limpahkan sekaligus dijemput Dinsos Prov.Jabar , ditempatkan di panti rehabilitasi sosial (PRS) UPTD Dinsos Palimanan -Cirebon.

telusur.co.id - Sebanyak 26 Wanita malam yang terjaring operasi penyakit masyarakat (Pekat) di jalur pantura, Selasa malam    di amankan di Makopolres Subang, untuk diminta keterangan sekali gus pendataan sebagai proses sidang tindak pidana ringan (Tipiring), usai kemudian akhir nya di limpahkan ke pihak Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Barat, untuk menjalani rehabili tasi, dipusatkan di Panti Rehabi litasi Sosial (PRS) UPTD Dinsos Prov. Jabar yang beralamat di Palimanan - Cirebon Jabar. Rabu (6/11/2019).

Dari ke 26 wanita malam ini, se jak mereka diamankan di mako polres hingga di limpahkan sekaligus di jemput oleh pihak Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jabar, mereka semua tak lagi bisa pulang ke rumah, karena untuk menjalani rehabilitasi, se lama kurang lebih 3 bulan, dibina dan diberi berbagai perbekalan keterampilan yang berguna di tengah khalayak umum.

Kapolres Subang, AKBP  Teddy Fanani, S.IK, didampingi Kasat Sabhara, AKP Kustiawan, menga takan bahwa dari 26 wanita malam ini, yang terjaring saat razia operasi pekat tersebut tak didapat anak gadis dibawah umur dan itu semuanya rata-rata janda dan semuanya sudah usia dewasa, berdasarkan hasil pen dataan, mereka itu bukan hanya penduduk setempat ternyata banyak pendatang dari luar kabupaten seperti halnya, Cianjur, Bandung, Karawang dan Indramayu.

"Ya..dalam operasi pekat ini tak didapat anak gadis dibawah umur, mereka rata-rata janda dengan usia 22 keatassudah," kata Kapolres Subang, AKBP Teddy Fanini, S.IK kepada awak media, Rabu (6/11/2019).

Selain itu Kapolres juga menyata kan prihatin dan ini harus benar-benar ditangani serius dan ditin dak sesuai protapnya karena kalau hanya sebatas di diperiksa dan di data kemudian di pulang kan, justru ini tantangan, kondisi kedepan dikhawatirkan makin menjamur dan menjalar, meski demikian untuk mengantisipasi hal ini, sebagai cipta kondisi kedepan lebih nyaman dan aman dengan tak mengenal komfromi terlebih lagi untuk memulihkan kondisi fsikologis, mereka semua harus menjalani rehabilitasi. 

"Mereka semua untuk memulih kan kondisi fsikologis, ya...harus menjalani rehabilitasi, yang di pusatkan di UPTD Panti Rehabili tasi Sosial (PRS) yang dipusat di Palimanan - Cirebon Jabar."

"Kami berharap bagi mereka semua, ini pengalaman pait yang pertama dan terakhir, jangan kemudian sudah direhabilitasi sikologis, terjaring razia kembali, semoga hal itu tak terjadi," pung kasnya. [sbk]


Laporan : Deny Suhendar

Tinggalkan Komentar