Sejumlah Tokoh Siap Jemput Habib Rizieq Pasca Idul Adha

Telusur.co.id - Sejumlah tokoh ahli hukum dan politisi berkumpul terkait persoalan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Husein Shihab (HRS). Mereka adalah Koordinator Forum Rakyat Lieus Sungkharisma, Politisi Senior Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban, Advokat yang juga Politisi PBB Ahmad Yani, Mantan Komisioner Komnas HAM Hafidz Abbas, Eks Aktivis 98 Sangab Surbakti dan Pengacara Habib Rizieq, Damai Hari Lubis.

Dalam pertemuan tersebut, mereka sepakat untuk menjemput Habib Rizieq pasca Idul Adha 1440 H yang jatuh pada hari Minggu (11/8/19).  

Ahmad Yani mengatakan, pemerintah saat ini sudah menjelaskan bahwa sudah tak ada masalah dengan Habib Rizieq. Karenanya, sudah saatnya penggerak aksi 212 itu dijemput pulang ke tanah air.

"Kita habis lebaran haji bergerak, kita jemput saja. Para aktivis, tokoh dan ulama setelah lebaran ini jemput Habib Rizieq. Pemerintah sendiri sudah mengatakan sudah tidak masalah, jadi kita jemput. Nanti melalui Pak Damai Hari Lubis sampaikan salam ke Habib Rizieq bahwa kami siap untuk menjemput," kata Yani di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/19).

Menurut Yani, salah satu bentuk wujud dari rekonsiliasi maka pihaknya meminta agar pemerintah membiarkan Rizieq pulang.

"Gak usah kita difasilitasilah 9oleh pemerintah), kita mampu untuk memfasilitasi. Tapi kita minta jangan dihambat.Hari Minggu nanti ada lebaran haji, jadi mungkin prosesnya susah. Tapi beberapa hari setelah lebaran haji, kita jemput Habib Rizieq pulang," terang Yani.

Dalam kesempatan yang sama, Koodinator Forum Rakyat Lieus Sungkharisma menilai usulan penjemputan Rizieq merupakan ide yang konkret dan cerdas.

"Kita gak usah ribet-ribet, pokonya niatannya kita mau jemput karena statemen pemerintah sudah tidak ada lagi masalah, why not," ungkap Lieus.

Menurut Lieus, tak ada lagi masalah yang bisa menghambat kepulangan Rizieq, karena pemerintah sudah tak mempermasalahkan.

"Gak sampai sebulan lah, jangan lama-lama," tegasnya.

Lebih lanjut Lieus menegaskan, soal denda overstay Rizieq dan keluarga di Arab Saudi bukanlah persoalan besar. Karena pihaknya bisa untuk membayarkan itu.

"Semua urusan itu enteng. Kenapa? karena ini tokoh besar. Semua pendukung Habib Rizieq nyumbang satu rial aja selesai itu, kelebihan malah uangnya," pungkasnya. [Fhr]

Laporan: Fahri Haidar

Tinggalkan Komentar