Dian Sastrowardoyo tak hanya mengandalkan naskah untuk mendalami karakter Kasih Kinanti alias Kinan dalam film Laut Bercerita garapan Yosep Anggi Noen.
Dia juga mempelajari referensi bacaan kelompok studi Winatra hingga menggali pengalaman aktivis untuk memahami sosok mahasiswa yang diperankannya tersebut.
"Sebagai Kinan, saya merasa sangat bersyukur akhirnya mendapat kepercayaan untuk memerankan Kinan. Sejak dahulu, saya membaca novelnya dan terlibat dalam pembuatan film pendeknya. Sebenarnya, karakter Kinan adalah karakter idola saya," ujar Dian dalam jumpa pers Film Laut Bercerita di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2026).
Kekaguman Dian terhadap Kinan berangkat dari sosok mahasiswa yang cerdas, berprestasi, berwawasan luas, dan teguh pada pendiriannya. Karakter tersebut mengingatkannya pada mahasiswa senior yang menjadi panutan semasa kuliah.
"Dia sangat menginspirasi saya dan saya jatuh cinta pada karakter Kinan. Karakter Kinan mengingatkan saya pada kakak-kakak kelas idola yang selalu kita temukan di kampus," tutur dia.
Namun, kekaguman itu juga membuat Dosen Universitas Indonesia itu merasa perlu memberikan perhatian lebih pada peran tersebut.
Dia tak ingin sekadar menghadirkan Kinan sebagai karakter yang kuat, tetapi juga menggambarkan kepribadian dan pemikirannya secara tepat.
Untuk memahami dunia Kinan, Dian menelusuri kehidupan intelektual kelompok studi Winatra, termasuk kebiasaan anggotanya membaca buku-buku tertentu. Salah satu referensi yang dipelajarinya adalah karya Pramoedya Ananta Toer.
Bacaan tersebut menjadi bagian dari upayanya memahami lingkungan dan wawasan yang membentuk para aktivis dalam cerita Laut Bercerita.
Istri dari Maulana Indraguna Sutowo itu juga menggali informasi dari sejumlah narasumber, termasuk Lilik HS, yang memiliki pengalaman sebagai aktivis.
Pendalaman karakter itu tak berhenti pada referensi bacaan. Dian turut mempelajari kepekaan Kinan terhadap ketidakadilan, yang menjadi bagian penting dari cara tokoh tersebut memandang keadaan di sekitarnya.
Pemahaman itu kemudian dia terjemahkan melalui detail akting, mulai dari gerak tubuh hingga cara berbicara.
Dian juga memiliki pengalaman pribadi yang membantunya memahami atmosfer kehidupan mahasiswa pada masa itu.
Dia menjalani kuliah pada 2000 dan 2001, ketika suasana setelah Reformasi 1998 masih terasa di lingkungan kampus.
Aktris kelahiran 16 Maret 1982 itu mengingat pernah mengikuti kegiatan bersama mahasiswa lain untuk menyuarakan keresahan terhadap kondisi sosial yang mereka hadapi.
"Ketika kuliah, saya sempat bergabung dalam berbagai kegiatan bersama teman-teman mahasiswa lainnya untuk ikut menyuarakan keresahan yang kami rasakan saat itu," jelas Dian.
Pengalaman tersebut memberinya gambaran mengenai dinamika mahasiswa setelah perubahan politik pada akhir 1990-an. Saat Dian kuliah, mahasiswa angkatan 1998 masih menjadi senior bagi angkatannya.
"Saya kuliah pada 2000 dan 2001, jadi saat itu suasana setelah 1998 masih terasa hangat. Kakak-kakak kelas angkatan 1998 masih menjadi senior bagi angkatan kami, yaitu angkatan 2000," jelas Dian.
Pengalaman itu menjadi salah satu pijakan Dian dalam memahami Kinan. Meski demikian, dia tetap melakukan pendalaman melalui referensi dan keterangan narasumber agar dapat menerjemahkan karakter tersebut secara lebih utuh.
Laut Bercerita berlatar Yogyakarta pada akhir 1990-an dan mengangkat kisah kehilangan, daya tahan, serta harapan di tengah perjuangan mahasiswa memperjuangkan kebebasan berekspresi.
Cerita berpusat pada Biru Laut, mahasiswa yang bergabung dengan kelompok studi Winatra bersama Daniel, Alex, Sunu, dan rekan-rekannya. Situasi semakin tegang setelah tiga mahasiswa ditangkap karena menyebarkan buku terlarang.
Perjuangan mereka kemudian berujung pada hilangnya sejumlah mahasiswa tanpa kabar. Di sisi lain, keluarga dan sahabat yang ditinggalkan harus menjalani pencarian panjang demi mendapatkan jawaban atas nasib mereka.
Film ini disutradarai Yosep Anggi Noen, dengan skenario yang ditulis oleh Leila S. Chudori dan Yosep Anggi Noen. Gita Fara, Budi Setyarso, dan Leila S. Chudori bertindak sebagai produser.
Selain Dian Sastrowardoyo, film ini dibintangi Reza Rahadian, Eva Celia, Yunita Siregar, Christine Hakim, Arswendy Beningswara, dan Kevin Julio.
Laut Bercerita dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 29 Oktober 2026.
Editor: Risyad.