Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status Anak Gunung Krakatau, dari Waspada menjadi Siaga.
Peningkatan status itu mulai berlaku sejak pukul 6.00 WIB, Kamis (27/12/18).
Dari pengamatan yang dilakukan KESDM, Badan Geologi, dan PVMBG, tercatat adanya tremor terus menerus dengan amplitudo 8-32 mm.
Baca juga:
Wyndham Surabaya Perkenalkan Suroboyoan Business Lunch Buffet untuk Pecinta Kuliner Lokal
Erupsi Anak Gunung Krakatau ini telah menyebabkan terjadinya tsunami di Selat Sunda, Sabtu pekan lalu.
Lereng yang runtuh kemudian menyebabkan longsor bawah laut, lalu tsunami yang menerjang pantai-pantai yang ada di Selat Sunda. [ipk]