Direktur Utama I.League Ferry Paulus memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan laga pembuka Championship 2026/2027 antara PSIS Semarang dan PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (11/9/2026).
Menurut Ferry, pertandingan pembuka kompetisi kasta kedua Liga Indonesia tersebut berlangsung menarik. Ia juga menilai Stadion Jatidiri memiliki kapasitas dan fasilitas yang sangat baik untuk menggelar pertandingan Championship.
"Menurut saya istimewa ya. Liga 2 dengan kapasitas dan stadion yang sangat baik, kemudian penyelenggaraannya juga tertata rapi."
"Lalu pertandingannya juga sangat menarik. Jadi ya nggak salah PSIS ini menjadi tuan rumah," ujar Ferry.
Pertandingan PSIS Semarang melawan PSPS Pekanbaru menjadi laga pembuka Championship 2026/2027. Bermain di hadapan pendukungnya, PSIS berhasil mengamankan kemenangan 2-1 atas PSPS.
Lorensius Sabda menjadi pahlawan kemenangan Mahesa Jenar lewat gol cantiknya di menit ke-72. Sebelumnya, Akbar Arjunsyah membuat tuan rumah unggul dan disamakan oleh Antonio Gabaroni di babak pertama.
Hasil tersebut membuat PSIS mengawali kompetisi dengan torehan tiga poin. Sementara bagi PSPS, kekalahan di Jatidiri menjadi hasil yang harus segera dievaluasi untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
Selain mengapresiasi jalannya pertandingan, Ferry juga menyoroti aspek keamanan dan kondusivitas dalam penyelenggaraan Championship 2026/2027. Menurutnya, komitmen untuk menciptakan pertandingan yang aman tidak hanya berlaku di kompetisi kasta tertinggi atau Super League.
"Iya memang, selain Super League, di Championship ini juga kita mintakan ada komitmen untuk apa, mendedikasikan kesepakatan, kebulatan tekad, agar menjaga kondusivitas."
Pernyataan tersebut disampaikan seiring dengan adanya deklarasi pakta integritas kelompok suporter damai menjelang kick-off PSIS Semarang kontra PSPS Pekanbaru.
Deklarasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun atmosfer pertandingan yang aman dan sportif. Ferry berharap komitmen tersebut tidak berhenti pada laga pembuka, tetapi diterapkan sepanjang kompetisi Championship 2026/2027.
"Kemudian menjauhkan dari anarkis, kemudian juga kriminal-kriminal juga dijauhkan. Pokoknya junjung tinggi sportivitas."
Ferry menilai deklarasi damai yang dilakukan kelompok suporter merupakan langkah positif untuk memperkuat budaya pertandingan yang sehat di sepak bola Indonesia.
"Saya pikir ini bukan hanya berita baik, tetapi ini bentuk komitmen yang terus akan kita gali dan terus akan kita upayakan ada reinforcement di pertandingan-pertandingan lain."
I.League berharap komitmen serupa dapat diterapkan oleh seluruh klub dan kelompok suporter yang berlaga di Championship 2026/2027. Dengan demikian, kompetisi tidak hanya menghadirkan persaingan di lapangan, tetapi juga atmosfer pertandingan yang aman dan nyaman bagi seluruh pihak.