telusur.co.id - Wacana perombakan kabinet hampir dipastikan terjadi. Partai Amanat Nasional (PAN) dikabarkan bakal masuk kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. PAN merupakan partai baru yang bergabung.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan masalah reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden, termasuk memasukan partai baru dalam kabinet.
"Dalam isu reshufle kabinet Presiden Jokowi muncul selentingan masuknya partai baru. Tentu ini menjadi prerogatif Presiden," ujar Arsul melalui akun media sosialnya, Sabtu.
Tetapi, Wakil Ketua MPR itu mengingatkan dari awal jangan (lagi) menjadi koalisi dengan perilaku oposisi. "Mengkritisi kebijakan Pemerintah tentu boleh, tapi tidak dengan nada dasar oposisi," kata Arsul, mengingatkan.
Sementara itu, PAN mengeklaim siap membantu pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay menyebut pihaknya bakal menyiapkan kader terbaik. [ham]



