telusur.co.id - Sejumlah demonstran ditahan saat aksi menolak Omnibus Law di Jakarta, Kamis (8/10/20) kemarin. Merespons hai itu, Anggota DPR RI Adian Napitupulu mendatangi Polda Metro Jaya untuk menjenguk para demonstran yang diamankan aparat, Jumat (9/10/20) siang ini.
Diketahui, tak hanya para pendemo, beberapa wartawan pun ikut ditangkap. Mereka adalah wartawan merahputih.com Ponco Sulaksono, fotografer suara.com Peter Rotti yang dirampas kamera dan kartu memorinya, serta mengalami penganiayaan oleh aparat polisi.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, saat Peter merekam video aksi sejumlah aparat kepolisian mengeroyok seorang peserta aksi di sekitar halte Transjakarta Bank Indonesia.
Sementara itu, Poros Wartawan Jakarta mendesak Kapolri menyeret anggota kepolisian yang melakukan kekerasan terhadap jurnalis saat meliput aksi unjuk rasa penolakan Omnimbus Law Undang-undang Cipta Kerja. Salah satunya di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta.
Berbagai media dari Jakarta dan beberapa daerah diduga mengalami kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian.
Di daerah, hal yang sama dialami tiga jurnalis Palu Sulawesi Tengah. Mereka dipukul oknum polisi saat sedang meliput demo penolakan omnibus law UU Cipta Kerja. Dua dari tiga korban kekerasan terhadap wartawan tersebut adalah perempuan. [Tp]



