Kebakaran di Kapal Induk Nuklir AS, Tiga Pelaut Terluka  - Telusur

Kebakaran di Kapal Induk Nuklir AS, Tiga Pelaut Terluka 

Sebuah insiden kebakaran terjadi di atas kapal induk nuklir milik Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Dwight D. Eisenhower

telusur.co.id - Sebuah insiden kebakaran terjadi di atas kapal induk nuklir milik Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Dwight D. Eisenhower, pada Selasa (14 April), mengakibatkan tiga pelaut mengalami luka ringan. Peristiwa ini terjadi saat kapal tengah menjalani perawatan rutin di Galangan Kapal Angkatan Laut Norfolk.

Menurut pernyataan resmi Angkatan Laut AS yang dirilis Kamis, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan dengan cepat berkat respons sigap awak kapal dan personel galangan. “Kebakaran kecil segera ditangani sesuai prosedur dan pelatihan,” demikian isi pernyataan tersebut.

Ketiga pelaut yang terluka langsung mendapatkan perawatan medis di kapal dan dilaporkan telah pulih sepenuhnya serta kembali bertugas. Insiden ini juga dikonfirmasi oleh laporan dari media militer Stars and Stripes.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Namun, pihak Angkatan Laut memastikan bahwa kejadian tersebut tidak akan mengganggu jadwal perawatan kapal.

Kapten Anthony Falvo, juru bicara Pasukan Armada Angkatan Laut di Norfolk, menegaskan bahwa kapal tetap dalam kondisi operasional. “Kapal akan kembali ke armada tepat waktu sesuai rencana,” ujarnya.

Kapal induk USS Dwight D. Eisenhower merupakan salah satu kapal tertua kedua yang masih aktif, mulai beroperasi sejak tahun 1977. Saat ini, kapal tersebut sedang menjalani program perawatan besar sejak Januari 2025. Program ini mencakup peningkatan sistem propulsi nuklir, persenjataan, hingga fasilitas tempat tinggal awak kapal.

Sebelum masuk masa perawatan, kapal ini sempat menjalani penugasan penting pada 2023–2024 bersama Armada ke-5 AS di kawasan Timur Tengah.

Meski insiden kebakaran sempat memicu kekhawatiran, Angkatan Laut AS menegaskan bahwa situasi kini sepenuhnya terkendali dan tidak berdampak besar terhadap kesiapan operasional kapal di masa mendatang.


Tinggalkan Komentar