telusur.co.id - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki meminta pelaku UMKM tidak takut masuk kedalam dunia Investasi. Sebab, itu akan turut membantu dan memajukan UMKM.
"Saya pastikan tidak akan menutup peluang dunia Investasi masuk ke dalam Usaha Mikro, Kecil dan menengah, dimana hal tersebut akan membantu dalam menumbuhkan dan memajukan dunia UMKM, jadi jangab takut masuk ke dalam dunia Investasi," ujarnya ketika ditemui pada saat konferensi pers program kemenkop UKM tahun 2020 di Jakarta, Rabu (8/1/20).
Teten melanjutkan, apabila UKM bertarung dengan yang usaha yang sudah besar-besar jelas yang kecil akan dilumat, maka dengan itu saya pastikan peluang dunia investasi akan tetap terbuka lebar.
Bahkan, lanjutnya, Kemenkop akan berikan proteksi perlindungan bagi pelaku UMKM. Karena, ini juga sangat penting agar tida ditelah oleh pelaku bisnis yang sudah besar.
"Kita tetap berikan proteksi, jangan sampe yang gede menelan yang kecil. Kita juga beri bantuan hukum bagi UMKM," ujarnya.
Selain itu, kata Teten, Kemenkop juga akan melakukan kemitraan, sinergisitas dengan usaha besar, termasuk juga koordinasi lintas sektor.
"Konsolidasi lintas sektor. Kita tahu yang mengurus UMKM ada pusat provinsi kabupaten/kota kemudian ada juga terkait dengan ekosistem (UMKM) lainnya," tukas Teten.
Maka dengan itu, tegasnya, bagi para pelaku UKM jangan pernah menutup diri masuk ke dalam dunia Investasi.
Sebagai Informasi, beberapa waktu lalu Menkop Teten menyatakan bahwa peran UMKM akan diupayakan secara maksimal melalui program peningkatan investasi, itu tertuang dalam draf omnibus law yang segera disampaikan ke DPR RI pertengahan Januari 2020 mendatang.
"Ke depan dalam omnibus law akan diberikan kesempatan usaha dan kesempatan investasi yang setara, tapi memang kita juga mewaspadai jangan sampai UMKM ini dihadapkan dengan persaingan yang tidak fair karena kalau bisa UMKM untuk bisa tarung bebas dengan yang besar,” ujarnya.
Hal tersebut pun juga selaras dengan harapan Presiden Jokowi yang menginginkan UMKM agar mereka bisa naik kelas, tumbuh, dan berkembang sehingga pembahasan omnibus law harus penuh kehati-hatian supaya tidak akan merugikan UMKM.[Fhr]



