Alifudin Gelar Kemah Bela Negara dan Sosialisasi 4 Pilar MPR di Pantai Kura-Kura - Telusur

Alifudin Gelar Kemah Bela Negara dan Sosialisasi 4 Pilar MPR di Pantai Kura-Kura

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Alifudin

telusur.co.id - Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Alifudin, menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang dirangkaikan dengan agenda Kemah Bela Negara PKS Kalimantan Barat pada Sabtu (16/5). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pantai Kura-Kura, Kabupaten Bengkayang, ini dihadiri oleh ratusan kader PKS dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat. Momentum ini dimanfaatkan untuk mengokohkan soliditas organisasi sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan secara mendalam di alam terbuka.

Pemilihan Pantai Kura-Kura sebagai lokasi kegiatan memiliki makna strategis tersendiri. Alifudin menilai bahwa memadukan wawasan kebangsaan dengan keindahan alam lokal dapat menumbuhkan rasa kepemilikan yang lebih kuat terhadap tanah air. Melalui Kemah Bela Negara, para kader PKS tidak hanya menerima materi secara teoretis, tetapi juga ditempa secara mental untuk siap menjadi garda terdepan dalam membela kepentingan rakyat dan menjaga keutuhan NKRI di wilayah masing-masing.

Dalam pemaparannya, legislator dari Dapil Kalimantan Barat I ini menekankan pentingnya semangat nasionalisme sebagai fondasi utama dalam membangun kedaulatan rakyat Indonesia. Alifudin menyampaikan bahwa keberhasilan suatu negara untuk bangkit menjadi bangsa yang besar sangat didukung oleh seberapa besar kecintaan rakyat terhadap negara dan bangsanya sendiri.

“Rasa cinta tanah air yang kuat merupakan modal sosial terbesar untuk menghadapi berbagai tantangan global yang kian kompleks. Di Bengkayang saat ini, ratusan kader PKS Kalbar siap jadi garda terdepan menjaga kedaulatan NKRI,” tegas Alifudin.

Lebih lanjut, Alifudin menguraikan bahwa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus diinternalisasi dalam setiap gerak langkah kader. Sebagai pilar bangsa, keempat elemen ini wajib diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam aktivitas politik dan kemasyarakatan. Ia mengingatkan bahwa politik yang bermartabat adalah politik yang senantiasa menempatkan kepentingan pertahanan negara dan kedaulatan bangsa di atas kepentingan kelompok.

Menghubungkan dengan posisinya di Komisi VII yang membidangi pariwisata, industri, dan UMKM, Alifudin juga menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi sebagai bentuk nyata dari aksi bela negara. Wilayah Kabupaten Bengkayang yang memiliki potensi wilayah pesisir menuntut penguatan benteng ideologi sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kedaulatan industri lokal, khususnya Kalbar, serta peningkatan kualitas pariwisata dan UMKM di Kalbar harus terus diperjuangkan agar ekonomi daerah dapat tumbuh secara mandiri dan berkeadilan,” ungkap Alifudin.

Kegiatan Kemah Bela Negara dan Sosialisasi 4 Pilar ini ditutup dengan komitmen bersama dari seluruh kader PKS Kalbar untuk menjadi agen perekat persatuan di tengah masyarakat. Alifudin berharap, sepulangnya dari Pantai Kura-Kura, para kader membawa energi baru dan semangat kebangsaan yang menyala untuk terus memberikan kontribusi positif.

Bagi Alifudin, rasa cinta yang diwujudkan dalam kerja nyata dan advokasi kebijakan yang berpihak pada rakyat adalah esensi tertinggi dari komitmen berbangsa.


Tinggalkan Komentar