telusur.co.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat M. Rizky menekankan pentingnya transparansi dan keterlibatan aktif Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dalam proses perencanaan dan evaluasi pembangunan desa. Penegasan tersebut disampaikan saat kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Saung Gapoktan Benteng, Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.
Menurut M. Rizky, selama ini banyak program pertanian dan pemberdayaan ekonomi desa yang belum optimal karena minimnya pelibatan petani dalam proses pengambilan keputusan. Padahal, Gapoktan memiliki pemahaman langsung terhadap kebutuhan dan tantangan yang dihadapi di lapangan.
“Perencanaan pembangunan desa akan lebih tepat sasaran jika Gapoktan dilibatkan sejak awal, mulai dari musyawarah desa hingga evaluasi program. Petani tahu betul apa yang dibutuhkan,” ujar M. Rizky.
Ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi terkait program dan anggaran pertanian agar tidak terjadi kesenjangan informasi antara pemerintah desa dan kelompok tani. Transparansi dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan dan memastikan program berjalan efektif.
Melalui fungsi pengawasan DPRD, M. Rizky berharap pemerintah desa dapat membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi Gapoktan, sehingga kebijakan penguatan ekonomi desa benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat. (VC)




