telusur.co.id - Menjelang Perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Kepolisian di seluruh Tanah Air tentunya mengemban misi penting, supaya agenda tersebut berjalan dengan aman, tertib, lancar dan sehat (di tengah pandemi Covid-19).
Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, menyampaikan 7 point penting dalam melaksanakan tugas, pada apel gelar pasukan OPS Lilin Toba 2020, di Mapolres Simalungun, Senin (21/12/20).
Adapun ketujuh (7) poin dalam melaksanaan Pengamanan Operasi Lilin Toba 2020 diantaranya; pertama, siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ladang ibadah. Kedua, lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang
Ketiga, tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Keempat, lakukan pengamanan secara profesional dan humanis. Kelima, lakukan penegakan hukum secara profesional dan proposional serta bertindak secara tegas. Keenam, mantapkan kerja sama , sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi. Ketujuh, tetaplah menjadi teladan bagi keluarga, rekan dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.
Operasi Lilin selama 15 hari terhitung dari tanggal 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis serta penegakan hukum secara tegas dan profesional.
"Ingat, misi tersebut dilaksanakan melalui kegiatan operasi terpusat dengan sandi Lilin 2020 yang diawali dengan pelaksanaan apel gelar pasukan sebagai bentuk kesiapan dan sinergitas seluruh pihak yang dilibatkan. Apel gelar pasukan operasi Lilin 2020 mengangkat tema melalui gelar pasukan Operasi Lilin Toba 2020, kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di tengah pandemi Covid-19," ujar Agus.
Dalam kegiatan ini, tampak hadir yang mewakili Bupati Simalungun, Sekda Kab.Simalungun Mixnon Andreas Simamora, Perwakilan Dandim 0207/SMLNG, Kasdim 0207 Simalungun Mayor Inf Andi Fransisco Sidauruk, Dandenpom I/1 Pematangsiantar Mayor CPM Binson Simbolon, Kabag Ops Polres Simalungun Kompol Surya, Kabag Ren Polres Simalungun Kompol P. Sihombing, Kasat Reskrim Akp Rachmat Aribowo, Kasat Sabhara Akp Nasib Manurung, Kasat Intelkam Akp Restuadi, Kasat Narkoba Akp Adi Haryono, Kasat Binmas Akp Yani Sinulingga, Kapolsek Sejajaran Polres Simalungun, Barisan Regu Personil Polres Simalungun, Regu Personil Kodim 0207/Simalungun, Regu Denpom I/1 Pematangsiantar, Regu Sat Pol PP Kab.Simalungun, Regu Dinas Kesehatan Kab.Simalungun, Regu Dinas Perhubungan Kab.Simalungun, Regu BPBD Kabupaten Simalungun dan tamu undangan lainnya.
Apel gelar pasukan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, dengan Paup Kasat Lantas Polres Simalungun Akp Hendrik Fernandes Aritonang, dan Danup Kanit Patroli Ipda M. Rizal, yang ditandai dengan pemeriksaan pasukan serta penyamatan tanda pita operasi kepada para perwakilan personil dari pihak TNI-POLRI dan Satpol PP serta Dinas Perhubungan.
Dalam amanat yang dibacakannya, Kapolres Simalungun menyebutkan perayaan Natal dan Tahun Baru oleh masyarakat secara universal dirayakan melalui kegiatan ibadah dan perayaan pergantian tahun di tempat-tempat wisata yang akan meningkatkan aktivitas pada pusat keramaian. Peningkatan aktivitas masyarakat ini tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, gangguan kamseltibcar lantas dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.
"Dan seluruh upaya tersebut tentu tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahu Baru dengan rasa aman dan nyaman," ujar Agus.
Bersamaan dengan itu, pada amanat yang dibacakan juga ditekankan bahwa pengamanan kali ini jangan dianggap sebagai kegiatan tahunan biasa, sehingga membuat cenderung under estimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini.
"Jadi kita harus lebih peduli, jangan sampai kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19," tegasnya.
Kapolres juga menyampaikan, berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan terkait prediksi gangguan kamtibmas dan kemungkinan lainnya, diharapkan seluruh Kasatwil mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif serta cara bertindak yang tepat, efektif dan efesien dalam mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada sesuai dengan karakteristik kerawanan pada masing-masing daerah.
"Jadi, sekecil apapun peran yang diberikan kepadamu, itu akan memberikan catatan sejarah bagi perjalanan hidupmu yang suatu saat bisa kamu torehkan dan ceritakan kepada anak cucumu kelak," terangnya.
"Dalam pelaksanaan Pengamanan Natal dan Tahun Baru ini POLRI telah mempersiapkan 83.917 Personil Polri, 15.842 Personil TNI, 55.086 Personil Instansi Terkait lainnya untuk melaksanakan PAM Operasi Lilin Tahun 2020 terkait antisipasi Ganguan Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas di Seluruh Nusantara dengan 675 Pos Pelayanan yang ditempatkan di pusat-pusat keramaian, pusat perbelanjaan, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan dan lain lain," pungkasnya. [Fhr]



