Apriyani Rahayu Alih Sektor ke Ganda Campuran, Ester Wardoyo ke Ganda Putri - Telusur

Apriyani Rahayu Alih Sektor ke Ganda Campuran, Ester Wardoyo ke Ganda Putri

Sumber foto: internet

telusur.co.id - Pimpinan Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) secara mengejutkan melakukan perombakan dengan komposisi pemain di sektor ganda campuran dan ganda putri sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing Indonesia di panggung internasional.

Sorotan utama dari penataan ulang ini adalah keputusan menempatkan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Apriyani Rahayu, ke sektor ganda campuran. Apriyani akan dipasangkan dengan Dejan Ferdinansyah dan akan menjalani masa uji coba selama enam turnamen internasional.

Kepala Pelatih Ganda Campuran, Rionny Mainaky, menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah evaluasi menyeluruh lintas sektor. Menurutnya, performa pasangan Apriyani bersama Lanny Tria Mayasari belum mencapai level yang diharapkan sehingga diperlukan terobosan baru untuk memaksimalkan potensi sang juara Olimpiade.

“Setelah melakukan evaluasi secara menyeluruh, kami melihat kondisi dan performa pasangan Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari saat ini belum berada pada level yang kami harapkan. Karena itu, kami mencoba mencari solusi terbaik agar potensi Apriyani sebagai atlet bisa dimaksimalkan sekaligus menjawab kebutuhan tim di sektor ganda campuran,” ujar Rionny dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (29/6/2026).

Rionny menilai Apriyani memiliki banyak modal untuk sukses di sektor baru tersebut, mulai dari kemampuan membaca permainan, menjadi playmaker, jangkauan lapangan yang luas, hingga kemampuan transisi bertahan dan menyerang yang sangat baik. Pengalaman tampil di pertandingan besar juga menjadi nilai tambah yang penting.

Di sisi lain, Dejan dinilai memiliki kualitas sebagai pemain belakang dengan smash bertenaga serta kemampuan mengontrol ritme permainan. Kombinasi karakter keduanya diyakini dapat melahirkan pasangan baru yang solid dan kompetitif di level dunia.

Tak hanya di ganda campuran, perubahan besar juga terjadi di sektor ganda putri. Ester Nurumi Tri Wardoyo diproyeksikan meninggalkan sektor tunggal putri untuk berduet dengan Lanny Tria Mayasari.

Kepala Pelatih Ganda Putri, Karel Mainaky, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kedalaman skuad ganda putri Indonesia sekaligus menyiapkan regenerasi.

Menurut Karel, Ester memiliki karakter permainan yang sangat cocok dengan kebutuhan ganda putri modern, seperti power dari belakang, smash keras, penempatan bola yang akurat, serta kemampuan bergerak dan bertransisi yang baik.

Sementara itu, Lanny dinilai memiliki kemampuan sebagai playmaker di depan net, mampu mengatur tempo permainan sekaligus membuka peluang serangan. Perpaduan kekuatan Ester di belakang dan kreativitas Lanny di depan diharapkan mampu melahirkan pasangan masa depan Indonesia.

Pasangan Apriyani/Dejan akan dievaluasi setelah menjalani enam turnamen internasional, sedangkan Ester/Lanny akan mendapat penilaian setelah lima turnamen. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup chemistry, komunikasi, adaptasi taktis, hingga konsistensi performa di lapangan.

Melalui penataan ulang ini, PBSI berharap dapat memperkuat kedalaman skuad nasional sekaligus membuka jalan bagi lahirnya pasangan-pasangan baru yang mampu bersaing di level dunia dan melanjutkan tradisi prestasi bulutangkis Indonesia.


Tinggalkan Komentar