telusur.co.id -PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mengawali tahun 2026 dengan catatan kinerja operasional yang impresif. Pada periode Januari 2026, total arus petikemas di terminal ini mencapai 234.895 Twenty-foot Equivalent Units (TEUs). Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 9,1 persen dibandingkan dengan realisasi periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 215.819 TEUs.
Pertumbuhan yang signifikan ini didominasi oleh lonjakan arus petikemas internasional yang mencapai 49.886 TEUs. Jumlah ini meningkat tajam hingga 91,9 persen jika disandingkan dengan capaian Januari 2025 yang hanya sebesar 26.000 TEUs. Pencapaian ini menjadi cermin menguatnya peran PT TTL dalam menyokong aktivitas logistik nasional maupun global, sekaligus menjadi bukti keberhasilan program optimalisasi kesiapan layanan operasional dalam menangani lonjakan arus barang di awal tahun.
Lonjakan arus petikemas internasional tersebut dipicu oleh adanya tambahan tiga ad hoc call dari pelayaran internasional Wan Hai Lines. Selain itu, terdapat penambahan lima layanan internasional baru yang telah mulai beroperasi secara efektif sejak kuartal IV tahun 2025 lalu. Dinamika ini mempertegas kepercayaan pelaku pasar internasional terhadap efisiensi yang ditawarkan oleh Terminal Teluk Lamong.
Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menyampaikan bahwa tren positif di awal tahun ini selaras dengan pertumbuhan arus petikemas global. Menurutnya, hal ini tidak lepas dari meningkatnya kepercayaan para pengguna jasa terhadap kualitas serta standar layanan yang diberikan perusahaan.
“PT Terminal Teluk Lamong secara konsisten mengedepankan layanan operasional yang unggul, andal, dan aman guna menghadirkan standar layanan terminal yang berdaya saing tinggi,” jelas David dalam keterangannya.
Kinerja cemerlang ini ternyata juga merata pada terminal-terminal lain di bawah pengelolaan manajemen PT TTL. Terminal Petikemas (TPK) Lamong mencatatkan pertumbuhan arus sebesar 27 persen dengan realisasi mencapai 91.530 TEUs dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, TPK Nilam juga menunjukkan tren serupa dengan membukukan pertumbuhan arus sebesar 21 persen melalui realisasi 42.003 TEUs.
Melalui penerapan strategi operasional yang efektif dan efisien, serta komitmen yang berkelanjutan terhadap pengembangan sumber daya manusia, PT Terminal Teluk Lamong optimistis mampu menghadapi dinamika pasar yang kian kompetitif. Perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung konektivitas logistik serta mengakselerasi perekonomian nasional maupun internasional sepanjang tahun 2026.



