telusur.co.id - Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, menegaskan bahwa podium di kandang sendiri pada MotoGP Italia belum membuatnya cepat berpuas diri. Setelah menunjukkan peningkatan performa di Sirkuit Mugello, juara dunia dua kali itu kini mengalihkan fokus untuk melanjutkan tren positif pada seri berikutnya di Balaton Park, Hungaria.
Pada balapan di Mugello, Bagnaia akhirnya menemukan kembali rasa percaya diri saat mengendarai Desmosedici GP26. Performa yang lebih kompetitif membawanya finis di posisi ketiga sekaligus mengamankan podium di hadapan para pendukungnya sendiri.
Meski hasil tersebut menjadi sinyal kebangkitan, Bagnaia menilai masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Ducati. Menurutnya, keseimbangan motor yang berubah dalam dua musim terakhir membuat dirinya harus beradaptasi, dan kini tim perlahan mulai menemukan setelan yang sesuai dengan gaya membalapnya.
"Dalam dua musim terakhir, keseimbangan motor mulai berubah, dan kami hanya mencoba mengembalikan keseimbangan ke posisi yang saya sukai. Hasilnya mulai terlihat. Kami terus maju sedikit demi sedikit, selangkah demi selangkah, tetapi saya yakin pada akhirnya kami akan kembali mampu bersaing dengan mereka," ujar Bagnaia.
Pebalap asal Italia itu juga mengungkapkan bahwa salah satu kelemahan utama Ducati saat ini adalah kurangnya cengkeraman ban belakang. Ia bahkan menilai motor Aprilia memiliki keunggulan dalam memasuki tikungan dengan kecepatan lebih tinggi.
Meski demikian, Bagnaia optimistis karakteristik beberapa lintasan berikutnya akan lebih bersahabat bagi Ducati. Balaton Park di Hungaria diperkirakan memiliki tingkat cengkeraman yang tinggi, yang diyakini dapat membantu mengurangi masalah yang selama ini dihadapinya.
"Balapan berikutnya adalah Balaton, di mana tingkat cengkeramannya tinggi, jadi mungkin kami akan memiliki lebih sedikit masalah. Kemudian Brno memiliki cengkeraman yang luar biasa dan Assen juga memiliki cengkeraman yang baik, jadi saya pikir kami bisa bersaing," kata Bagnaia.
Dengan modal podium di Mugello dan sejumlah trek yang dinilai cocok dengan karakter Desmosedici GP26, Bagnaia berharap bisa terus memangkas ketertinggalan dan kembali menjadi penantang utama dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP musim ini.



