Banser NU Evakuasi Korban Banjir Jabodetabek dan Banten - Telusur

Banser NU Evakuasi Korban Banjir Jabodetabek dan Banten

Banser NU ikut membantu korban banjir di Jabodetabek dan Banten.

telusur.co.id - Hujan deras sejak Selasa (31/12/19) malam mengakibatkan sejumlah wilayah di Jakarta , Banten, Bogor dan Bekasi terendam banjir di awal tahun 2020. 

Ratusan rumah dan ribuan jiwa terdampak banjir tersebut hingga dilakukan pengungsian bagi korban terdampak.

Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) sebagai pasukan inti Gerakan Pemuda Ansor melakukan langkah cepat mendirikan Posko Siaga dan Pelayanan Masyarakat di wilayah bencana, yaitu di Lebak, DKI Jakarta, Gunung Puteri Bogor dan Bekasi. 

Posko didirikan di lokasi terdampak dan Banser NU langsung melakukan assessment lokasi dan evakuasi pada korban bencana untuk mendapatkan bantuan baik logistic, kesehatan maupun pelayanan kemanusiaan yang lain. 

“Banser NU bersinergi dengan BNPB dan juga aparat terkait untuk penanganan pelayanan publik ini," kata Sekretaris Wilayah GP Ansor DKI Jakarta, Dendy Zuhairil Finsa di Jakarta, Kamis (2/1/20).

Dendy sendiri juga ikut bergabung bersama tim Banser Tanggap Bencana terjun ke lapangan membantu masyarakat terdampak banjir. 

Posko yang didirikan GP Ansor ini meliputi pusat informasi dan juga penampungan bantuan dari masyarakat yang ingin turut partisipasi membantu korban.

Dengan kolaborasi bersama aparat, Banser NU melakukan proses penyelamatan di titik bencana Ciberang Lebak Provinsi Banten. Di Jakarta Barat seperti Kalideres, Cengkareng, Grogol dan Petamburan. Sedangkan di Jakarta Timur meliputi Pulogadung dan Cawang.

Untuk wilayah Jakarta Pusat di Tanah Abang. Lalu di Jakarta Selatan yakni di Kemang dan Jagakarsa. Selain itu Villa Nusa Indah di Bogor dan Bekasi, dan juga di Bantaran Ciliwung wilayah Jakarta. 

Menurut Dendy, misi utamanya adalah melakukan evakuasi dan juga memberikan bantuan langsung pada masyarakat terkait akses dan pengawalan daerah berbahaya. Kemudian juga membagikan bantuan logistik bagi daerah terdampak.

“Evakuasi yang medannya berat dilakukan dengan perahu karet, seperti di wilayah Jakarta Barat, Selatan dan Villa Nusa Indah, dimana Banser menyelamatkan bayi yang terdampak bencana banjir di sana," terng dia.

Dia menjelaskan, posko Banser yang berada di wilayah terdampak masih akan terus melayani masyarakat selama bencana banjir ini masih memerlukan perhatian. Sesuai data dari BNPB dan BMKG, cuaca ekstrim ini masih akan berlanjut sampai tanggal 4 Januari 2020.

“Ini adalah khidmah GP Ansor bagi Indonesia, posko akan kami buka dan siagakan sampai kondisi membaik dan dinyatakan aman, Banser NU akan terus mendampingi masyarakat terdampak sampai kondisi benar-benar aman,” pungkas Dendy. [Tp]


Tinggalkan Komentar