Bikin Ribut Kota Wisata Parapat, Polres Simalungun Gelar BLP Razia Knalpot Blong - Telusur

Bikin Ribut Kota Wisata Parapat, Polres Simalungun Gelar BLP Razia Knalpot Blong

Puluhan motor berknalpot blong diamankan di Mapolsek Parapat. (Foto: telusur.co.id/Jesron).

telusur.co.id - Personil Satuan  Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Simalungun menggelar kegiatan Blue Light Patrol (BLP) sekaligus merazia puluhan sepeda motor knalpot blong yang selama ini 'bikin ribut'  Kota Wisata Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Minggu (20/12/20) dini hari.

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas AKP Lukman Hakim Sembiring mengatakan, kegiatan Blue Light Patrol itu dipimpin langsung Kasat Lantas AKP Hendrik F. Aritonang, didampingi Kapolsek Parapat IPTU Hosea Ginting, Kanit Patroli Sat Lantas IPDA MHD Rizal, Kanit Lantas Parapat IPTU Hendri Koto, 8 personil Pos Lantas Parapat, Personil Sat Pol PP dipimpin Donni Sinaga, Lurah Parapat Rohana Br Sinaga, Lurah Tiga Raja Bapak Silalahi dan Trantib Nelson Sinaga.

Pada kesempatan itu,  AKP Hendrik F. Aritonang menjelaskan, kegiatan patroli itu digelar di Jurusan Siantar - Parapat Perbatasan Kota Siantar Balata, kemudian Jalan Sisingamangaraja Kota Parapat, Kecamatan GirsangSipangan Bolon dan depan Inna Parapat (Open Stage) Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

"Tujuan penggelaran kegiatan Blue Light Patrol itu untuk mengatasi balap liar di wilayah hukum Polres Simalungun menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 serta mengantisipasi knalpot blong (tidak Standar) yang mengganggu kenyamanan wisatawan di Kota Parapat Kabupaten Simalungun menjelang pelaksanaan Ops Lilin Toba 2020," ujar Kasat Lantas.

Kanit Patroli Sat Lantas IPDA MHD Rizal saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa dari hasil kegiatan Blue Light Patrol berhasil mengamankan sebanyak 11 Unit Sepedamotor yang knalpotnya tidak standar dikandangkan.

"Kegiatan Blue Light Patrol ini bertujuan agar terciptanya situasi Kamseltibcarlantas aman dan Kondusif di Kota Wisata Parapat," ujarnya.

Seluruh barang bukti yang terjaring sudah diamankan guna diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku, dan untuk kegiatan Blue Light Patrol ini akan rutin dilaksanakan oleh Satuan Lalulintas Polres Simalungun dengan lokasi yang berbeda-beda.

"Dan kita mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan dapat memanfaatkan aplikasi Horas Paten apabila mengetahui atau melaporkan kejadian lakalantas guna percepatan informasi kepada jajaran Polres Simalungun," kata IPDA MHD Rizal.

Sayangnya razia Knalpot Blong ini diduga sudah bocor, dari informasi warga M. Sinaga (55) di Siburakburak, biasanya ada sekitar 50an knalpot blong yang lalu lalang di seputar Parapat sampai Tigaraja.

"Mereka melakukan balapan di lapangan Open Stage itu,  ini hanya dapat 11 aja,  tapi lumayanlah,  paling tidak Razia ini dapat dilanjutjan Polsek Parapat dan ditingkatkan ke penertiban dan razia lainnya seperti Razia Narkoba dan Togel," katanya.

Para pemilik kenderaan berknalpot blong ini ternyata ada dari Desa Lumban Julu,  Kecamatan Lumban Julu, Aek Natolu, Kabupaten Toba, yang terjaringpun sebahagian besar masih remaja.

Ipda Koto menyarankan kepada yang terjaring, supaya membawa knalpot aslinya, dilengkapi dengan surat-surat kenderaan, SIM, supaya sepeda motornya bisa dibawa pulang. [Fhr]

 


Tinggalkan Komentar