BPIP: Kedisiplinan Salah Satu Kunci Keberhasilan Penerapan Normal Baru - Telusur

BPIP: Kedisiplinan Salah Satu Kunci Keberhasilan Penerapan Normal Baru

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP, Benny Susetyo. (Foto: teluaur.co.id/Fahri).

telusur.co.id - Pandemi Covid-19 (virus corona) belum juga berlalu. Meski demikian, kehidupan harus tetap dijalani. Di tengah pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan akan berakhir, pemerintah menerapkan kondisi normal baru/new normal agar masyarakat bisa tetap beraktivitas.

Normal baru memberi kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas dengan memperhatikan serta menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 (menggunakan masker, menjaga jarak antara satu individu dengan yang lainnya, dan mencuci tangan dengan sabun).

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Benny Susetyo mengatakan, kunci keberhasilan penerapan kenormalan baru adalah kedisiplinan.

“kedisiplinan merupakan kunci keberhasilan penerapan new normal (normal baru). Displin veritas yakni keutaman dan kebijakan untuk taat terhadap kaidah moral, peraturan demi tujuan kebaikkan bersama”, ujar Benny, Minggu (14/6/20).

Lebih lanjut, Rohaniwan yang juga akrab disapa Romo Benny itu menjelaskan disiplin berasal dari Bahasa Latin, asal katanya “discipline” memiliki arti latihan atau pendidikan kesopnan serta kerohanian yang bertujuan untuk mengembangkan tabiat.

"Disiplin muncul sebagai usaha memperbaiki prilaku individu, yang nantinya menciptakan taat azaz dan patuh pada peraturan atau norma yang berlaku,” ujarnya.

Benny mengimbau masyarakat tetap disiplin dalam masa pascapemulihan dalam berdaptasi di tengah kenormalan baru. 

“Displin kunci utama dalam adapatasi menuju kehidupan baru, maka dibutuhkan kedisplinan dalam menjalankan protokol kesehatan dalam aktivitas di kantor, dunia usaha, di pasar, mall, tranportasi publik, perusahaan, serta menjalankan roda perekonomian,” ungkapnya.

Menurutnya, mentaati protokol kesehatan harus menjadi cara berpikir, bertindak, berelasi setiap individu. Dengan membangun kultur displin dalam diri sendiri kita menyelamatkan jiwa sesama manusia.

“Displin harus dibatin dalam perilaku hidup sehari-hari setiap warga negara untuk memasuki fase baru dalam adapatasi, menuju hidup kenormalan baru sampai vaksin covid (Covid-19) ditemukan," pungkasnya. [Tp]


Tinggalkan Komentar