BRI Super League 2026/27 Bergulir Akhir Pekan Ini, I.League Targetkan Tembus 10 Besar Asia - Telusur

BRI Super League 2026/27 Bergulir Akhir Pekan Ini, I.League Targetkan Tembus 10 Besar Asia

Konferensi pers peluncuran BRI Super League 2026/2027 di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Jakarta, Selasa (1/9/2026) siang WIB. Foto: dok. I.League.

telusur.co.id -Persiapan menuju bergulirnya BRI Super League 2026/27 terus dimatangkan. BRI bersama I.League dan Emtek Group menggelar seremoni serta konferensi pers penyelenggaraan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Jakarta, Selasa (1/9/2026) siang WIB.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju kick-off BRI Super League 2026/27. Acara diawali dengan pemutaran video Road to BRI Super League 2026/27, kemudian dilanjutkan konferensi pers yang menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan sepak bola nasional dan industri penyiaran.

Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Utama I.League Ferry Paulus, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, serta Direktur Emtek Media Harsiwi Achmad.

Mereka menyampaikan pandangan terkait kolaborasi antarpemangku kepentingan sekaligus perjalanan kompetisi sepak bola Indonesia menuju musim 2026/27.

Ferry Paulus menilai kerja sama I.League dengan BRI yang telah berlangsung sejak 2021 memberikan kontribusi penting terhadap perkembangan kompetisi sepak bola Indonesia.

Menurutnya, konsistensi kolaborasi tersebut membuat kompetisi terus mengalami pertumbuhan dari waktu ke waktu.

“Hari yang sangat bersejarah buat I.League. Tidak terasa tahun keenam dan mungkin ini tahun yang terbaik sepanjang kerja sama. Kami di I.League sudah memasuki era yang terbaik di Asia Tenggara,” ujar Ferry Paulus.

Ferry juga menyoroti posisi kompetisi Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Ia menyebut pencapaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama serta kepercayaan yang terus dibangun antara I.League dan BRI.

“Hari ini, syukur alhamdulillah, ranking pertama di ASEAN. Secara bisnis, kerja sama yang baik. Kami sangat berbahagia kerja sama dengan BRI, bertumbuh bersama BRI, bentuk kepercayaan yang terjalin selama ini,” katanya.

Seiring dengan perkembangan tersebut, I.League juga memasang target lebih tinggi untuk BRI Super League. Kompetisi diharapkan mampu menembus 10 besar Asia dalam AFC Club Ranking Competition.

Ferry menegaskan, target tersebut tidak dapat dicapai hanya oleh operator kompetisi. Dibutuhkan kerja sama seluruh elemen dalam ekosistem sepak bola Indonesia untuk meningkatkan kualitas kompetisi secara menyeluruh.

Selain dukungan BRI sebagai sponsor utama kompetisi, Emtek Group kembali dipercaya menjadi official broadcaster BRI Super League 2026/27.

Keterlibatan Emtek dalam menyiarkan kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia telah berlangsung sejak 2018. Kehadiran Emtek dinilai turut memperluas jangkauan sekaligus meningkatkan eksposur kompetisi kepada masyarakat.

Ferry menyebut kerja sama dengan Emtek juga menjadi bagian penting dari perjalanan BRI Super League. Salah satu indikatornya terlihat dari perkembangan jumlah penonton yang terus menunjukkan pertumbuhan.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengapresiasi keputusan Emtek Group untuk kembali menjadi official broadcaster BRI Super League 2026/27.

Erick menilai kemajuan sepak bola nasional membutuhkan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari operator kompetisi, klub, wasit, sponsor, hingga media.

“Dan kita ini negara sepak bola. Artinya, kita tidak mungkin membangun sepak bola ini secara sendiri-sendiri. Kita ini stakeholder harus bersatu,” ujar Erick Thohir.

Menurut Erick, peningkatan kualitas kompetisi harus berjalan beriringan dengan perbaikan tata kelola dan integritas pertandingan. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah kualitas perwasitan.

Ia menilai pembenahan berbagai sektor tersebut menjadi bagian penting dalam upaya membawa sepak bola Indonesia ke level yang lebih tinggi.

Dalam kesempatan itu, Erick juga memberikan apresiasi kepada BRI yang konsisten memberikan dukungan terhadap sepak bola nasional. Ia secara khusus mengingat kembali kontribusi BRI ketika kompetisi menghadapi situasi sulit akibat pandemi Covid-19 pada 2021.

“Nah tadi dibilang, 2021 BRI ada saat covid membantu sepak bola Indonesia. Menterinya siapa waktu itu? Artinya, sebelum ada di dunia sepak bola hari ini, kita pemerintah dan juga saya sebagai menteri, kita membantu sepak bola Indonesia jauh sebelum ini. Jadi perlu penjaga gawang enggak BRI? Perlu, ya kan?”

Di sisi lain, Direktur Emtek Media Harsiwi Achmad memastikan kesiapan Emtek Group untuk kembali menayangkan BRI Super League 2026/27.

Menurut Harsiwi, kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia memiliki posisi yang strategis dan sesuai dengan ekosistem media yang dimiliki Emtek.

“Betapa besarnya BRI Super League ini memang betul sekali. Kita memang di TV sedang menunggu-nunggu karena ini mulainya itu agak lambat. Biasanya kan Agustus, tapi kita mulai tahun ini pada September. Namun sebenarnya kalau dari sisi environment itu BRI Super League itu mendapat tempat yang sangat pas dengan Emtek Media sebagai official broadcaster,” ujar Harsiwi Achmad.

Harsiwi menjelaskan, Indosiar akan menjadi salah satu kanal utama yang menghadirkan pertandingan BRI Super League kepada masyarakat.

Ia menyebut performa kepemirsaan Indosiar menunjukkan posisi yang kuat dalam ekosistem penyiaran Emtek Media. Hal tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mendukung distribusi tayangan kompetisi.

“Kalau kita lihat lagi month by month di tahun ini audience share Indosiar itu juga berada di posisi sangat atas, yaitu 19 persen. Jadi kalau pada saat ada sepak bola tetap tinggi, tidak ada bola juga tetap tinggi. Jadi sekarang ini audience share-nya Indosiar 19 persen. Jadi kalau nanti BRI Super League ada di Indosiar itu sebenarnya kompetisinya sudah ringan, karena sudah di tempat yang sangat pas,” ungkap Harsiwi.

Dengan dukungan BRI, I.League, PSSI, dan Emtek Group, BRI Super League 2026/27 diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kualitas kompetisi, tetapi juga memperkuat industri sepak bola nasional.

Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan sepak bola Indonesia kepada masyarakat dan mendorong kompetisi nasional agar semakin kompetitif di tingkat Asia.


Tinggalkan Komentar