telusur.co.id - Ketua Mahkamah Partai Buruh, Riden Hatam Azis mengatakan, aksi buruh terkait penolakan Perppu Cipta Kerja hari ini, digelar serentak di sejumlah wilayah Indonesia.
Ia mengklaim, ada sekitar 3000 massa buruh yang turun dalam aksi hari ini di depan gedung DPR.
"Hari ini, DPR RI infonya bakal melakukan Paripurna terhadap Undang-undang Omnibus Law," kata Riden di depan Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (13/3/23).
Selain penolakan terhadap UU Ciptaker, massa Buruh juga menyuarakan sejumlah tuntutan lain.
Di antaranya, mendesak agar RUU PPRT segera disahkan dan menolak RUU Kesehatan.
"Sudah 17 tahun RUU PPRT DPR RI tidak mau mengesahkan, kenapa? Kami mendesak DPR RI untuk segera mengesahkan," kata dia.
Massa buruh juga menuntut agar Direktur Jenderal Pajak segera dicopot dari jabatannya imbas kasus yang saat ini tengah menjadi sorotan.
"Tentu minta kami, segera Dirjen Pajaknya di copot dan Menteri Keuangan kami minta mundur sebagai pertanggungjawaban moralnya," tuturnya.[Fhr]



