telusur.co.id - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan permasalahan yang terjadi di PT. Jiwasraya harus segera diungkap, karena yang menjadi korban adalah para nasabah yang banyak kehilangan uangnya.
Salah satu caranya dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) terkait kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero). Dengan Pansus semua pengeluaran keuangan akan terungkap. "Kalau nanti sudah didalami, baru kita tahu uang larinya ke mana dan untuk apa," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.
Sampai saat ini, diakui Dasco, sudah ada tiga fraksi yang mengusulkan pembentukan Pansus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero). Salah satunya adalah Fraksi Gerindra.
"Secara informasi, mungkin baru 2-3 fraksi (usulkan pembentukan Pansus Jiwasraya), namun nanti kita lihat secara formalnya," kata Dasco.
Dua Fraksi lagi? Dasco enggan membeberkan karena masih dalam tahap informal. Setelah usulan formal akan diungkapkan lebih lanjut.
Lanjutnya, penyampaian usulan resmi pembentukan Pansus Jiwasraya dilakukan ketika masa sidang, sedangkan saat ini DPR sedang masa reses hingga 10 Januari 2020.
Menurut dia, dalam masa sidang mendatang Pimpinan DPR akan melaksanakan Rapat Pimpinan (Rapim), dan dalam rapat tersebut akan terlihat secara formal fraksi apa saja yang mengusulkan pembentukan Pansus Jiwasraya.
Dalam Pansus, dijelaskan dia lagi, ada beberapa yang akan terlihat. Untuk tata kelola keuangan di bawah Komisi XI, lalu akuntabilitas keuangan dibawa ke Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) dan ada Komisi VI. “Nanti tiga unsur tersebut perlu digabungkan dan mekansime penggabungan itu ada di Pansus," ujarnya. [ham]



