telusur.co.id -Perjalanan timnas futsal dalam setahun terakhir ini banyak diisi dengan prestasi gemilang. Setelah merebut Piala AFF 2024, Indonesia berhasil meraih medali emas pada ajang SEA Games 2025 lalu.
Pemain timnas futsal, Ardiansyah Nur mengatakan saat ini futsal Indonesia berada di jalan yang benar. Ia juga berharap di masa depan, mampu meningkatkan prestasi lagi.
"Sudah di jalur yang benar dari segi pelatih, taktik, federasi sudah ada banyak dibenahi. Saya rasa sudah ada di jalur yang benar," ujar Anca sapaan akrabnya kepada pewarta, Kamis (29/1).
Di sisi lain, Firman Adriansyah berharap tidak ada keputusan yang kontraproduktif seperti adanya pergantian pelatih di tengah jalan secara tiba-tiba.
"Semoga pelatih tidak diganti di tengah jalan," ungkap Cimeng biasa ia disapa dengan nada bercanda.
Harapan Cimeng tentu bisa jadi dikaitkan dengan apa yang terjadi di sepak bola. Kala itu pelatih Shin Tae-yong yang sedang dalam performa bagus di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, secara mengejutkan didepak oleh PSSI pada Januaari 2025 digantikan dengan Patrick Kluivert.
Nada minor dan protes keras langsung muncul dari keputusan tersebut. Hasilnya pun sangat mengecewakan. Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Namun, hal tersebut juga bisa bermakna ganda. Sebab, hal serupa sempat terjadi di timnas futsal.
Seperti diketahui, terdapat beberapa pergantian pelatih di tubuh timnas futsal sebelum dilatih Hector Souto.
Timnas futsal sempat dilatih oleh Kensuke Takahashi medio 2018 hingga 2021. Di bawah asuhan Coach Ken, futsal Indonesia mulai menemukan sentuhan terbaik dari sisi perkembangannya.
Usai membawa timnas menempati posisi kedua pada Piala AFF 2019, pada masa itu juga sedang pandemi, Coach Ken harus melepaskan jabatannya pada tahun 2021.
Pada tahun 2022, Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengangkat pelatih asal Iran Mohammad Hashemzadeh menjadi pelatih kepala. Dalam waktu singkat, Hashemzadeh mampu menyamai prestasi Kensuke dengan meraih posisi kedua di Piala AFF 2022 hanya beberapa minggu sejak ia ditunjuk.
Pada tahun yang sama, ia juga membawa timnas futsal meraih medali perak di ajang SEA Games 2022. Selain itu, Hashemzadeh mampu lolos hingga babak perempatfinal pada Piala Asia 2022 sebelum dikalahkan Jepang.
Namun, secara mengejutkan Hashemzadeh dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh pelatih yang sempat membawa Brasil juara dunia, Marcos Sorato.
Padahal kala itu timnas futsal sedang dalam persiapan kualifikasi Piala Dunia Futsal 2024. Dengan pergantian mendadak tersebut, Sorato gagal membawa Indonesia lolos fase grup.



