telusur.co.id - Kabar adanya intervensi di Partai Demokrat oleh pejabat tinggi negara membuat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) prihatin. PKS pun memberikan support kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan pengurus Partai Demokrat.
"Mengurus internal partai memang urusan sulit. Saya yakin Mas Agus Yudhoyono bisa mengatasi ini semua. Semangat untuk rekan-rekan Demokrat dan mas AHY," ucap Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera melalui akun media sosialnya, Selasa.
Lebih jauh, Mardani menyesalkan tindakan mendongkel kursi ketua umum Partai Demokrat di luar forum resmi partai. Tindakan tersebut jelas inkonstitusional jika benar-benar dilakukan.
"Ini praktik tidak sehat dalam demokrasi jika benar, buruk sekali citra Pak Jokowi jika benar demikian. Mesti dibuka ke publik & mesti ada yang bertanggung jawab. Buka saja semua dengan transparan ke publik, tidak boleh ada gangguan pada kemandirian parpol dari siapapun," katanya.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron melalui akun media sosialnya mengatakan pejabat negara yang ingin mengambilalih siap mengeluarkan dan tak terbatas. "Konon dapat restu pak lurah, siapkan uang unlimited, gunakan kader internal berencana ambil paksa Partai Demokrat," ungkap Herman, Selasa.
Niat pejabat negara untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat untuk kepentingan pencalonan presiden pada Pemilu 2024. Berdasarkan beberapa survei, elektabilitas Partai Demokrat memang mengalami kenaikan suara yang signifikan.
"Dinamika internal Partai Demokrat karena ada pihak eksternal yang ambisius jadi calon presiden 2024," ujar dia.
Anggota Komisi VI DPR inipun mengingatkan kepada pejabat negara tersebut untuk bercermin dan mengedepankan etika yang baik. "Menjadi pemimpin harus memiliki attitude, moral, dan etika yang baik," katanya. [ham]



