telusur.co.id - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Ir. Hanafi Chaniago memastikan pupuk bersubsidi akan tercukupi hingga akhir tahun 2020, karena itu kelangkaan pupuk akan segera berakhir.
“Kebutuhan pupuk bersubsidi untuk karawang cukup sampai akhir tahun,” kata Ir Hanafi, Senin (28/09/20).
Kata Hanafi, Menteri Pertanian akan menambah kuota pupuk urea bersubsidi untuk wilayah Jawa Barat, sedangkan untuk wilayah Karawang jumlah kuotanya belum diketahui, namun bisa dipastikan aman hingga akhir tahun. “Jumlah kuotanya belum tahu soalnya. Untuk Karawang belum tahu, baru kuota provinsi,” pungkasnya.
Beberapa waktu lalu petani di Kabupaten Karawang mengeluh akibat kelangkaan pupuk bersubsidi sehingga membuat petani mendatangi kantor dinas pertanian Kabupaten Karawang dan ada juga yang datang langsung ke wakil rakyat meminta agar kelangkaan pupuk bersubsidi dapat teratasi.
Dampak kelangkaan tersebut membuat Kepala Dinas pertanian langsung mengambil langkah cepat meminta kepada menteri Pertanian untuk penambahan quota pupuk bersubsidi di Kabupaten Karawang.
Sebelumnya, kondisi pupuk urea di Jawa Barat masih kurang hanya 65% dari kebutuhan sementara kuota Karawang masih kurang. “Kebutuhan petani berdasaekan e-RDKK sebanyak 65 ribu ton Urea, kuota yang ada hanya 38 ribu ton,” kata hanafi dikutip dari www.karawangkab.go.id. [ham]



