telusur.co.id - Komisi IV DPR RI menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan Menteri Perikanan dan Kelautan Edhy Prabowo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/20).
Dalam Raker tersebut Anggota Komisi IV DPR Abdullah Tuasikal mendesak Menteri KKP Edhy Prabowo untuk membangun pelabuhan terpadu bertaraf internasional di Provinsi Maluku.
Menurut Abdullah Tuasikal, pembangunan pelabuhan terpadu bertaraf internasional tersebut supaya bisa mendukung program Lumbung Ikan Nasional (LIN) di Maluku.
"Pada saat rapat yang kemarin kami juga ada usulkan di di kegitan Dirjen Perikanan tangkap pada anggaran 2021, soal studi kelayakan terkait pelabuhan bertaraf internasional di Maluku," terang Abdullah Tuasikal.
Anggota DPR RI Dapil Maluku tersebut mengungkapkan, dirinya meminta KKP membangun pelabuhan bertaraf internasional itu karena berdasarkan aspirasi masyarakat di dapilnya.
"Kami mewakili dapil dan tentunya apa yang kami wakili itu pasti kami akan pertanggung jawabkan kepada masyarakat," tegasnya.
KKP, kata dia, telah mengusulkan anggaran untuk melakukan studi kelayakan pembangunan pelabuhan bertaraf internasional di enam wilayah di Indonesia.
Oleh karena itu, Politisi NasDem ini meminta dari enam wilayah itu, harus ada Provinsi Maluku yang menjadi salah satu wilayah studi kelayakan.
"Kalau untuk studi kelayakan. Saya kira di enam lokasi ini saya harapkan satunya adalah Maluku untuk pelabuhan terpadu," ujarnya.
"Ini soal keadilan. Saya harapkan pelabuhan terpadu berskala internasional ini Maluku masuk di 6 wilayah yang menjadi program," kata dia menambahkan. [Fhr]



