telusur.co.id - Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al Shun mengunjungi Gereja Bethel Indonesia (GBI) dan Pondok Pesantren Al Fathaniyah Kota Serang, Banten. Kedatangan Zuhair disambut oleh Pimpinan Gereja Bethel Indonesia dan Pimpinan Pondok Pesantren Al Fathaniyah, KH Matin Syarkowi.
Dalam sambutannya di GBI, Dubes Palestina menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada umat Kristiani yang merayakan Natal.
"Selamat Natal kepada Saudara-saudara saya yang merayakan kelahiran Isa Almasih (Yesus). Isa lahir di Palestina dan merupakan Nabi tidak hanya bagi umat Kristiani tapi juga Muslim," kata Zuhair dalam keterangannya, Rabu (18/1/23).
Di Pesantren, Dubes Palestina disambut Pimpinan Ponpes beserta para santri, tokoh agama Kristen dan Katolik, PMII Kota Serang, Gusdurian Banten, dan perwakilan dari organisasi kepemudaan lainnya.
Dalam acara ini, Zuhair mengucapkan terima kasih kepada KH Matin Syarkowi karena telah manyampaikan dukungannya untuk kemerdekaan Negara Palestina.
Zuhair menjelaskan bahwa Tanah Palestina (Al Quds) merupakan kiblat pertama Umat Islam sebelum berpindah ke Ka'bah, Masjidil Haram yang menjadi kiblat umat muslim seluruh dunia.
Ia juga menjelaskan kondisi politik Palestina memang masih dipegang oleh Israel dan menegaskan bahwa peperangan yang terjadi di Palestina saat ini bukan karena agama melainkan perebutan wilayah.
"Di Palestina, umat Islam, Kristen, dan Yahudi hidup damai berdampingan satu sama lain," jelasnya.
Pemerintah Indonesia melalui Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, lewat forum PBB, telah mendukung penuh kemerdekaan untuk Palestina.
"Karena sesungguhnya kita ini saudara (ikhwah) dengan tujuan yang sama yaitu Perdamaian Dunia," pungkas Dubes Palestina.[Fhr]



