telusur.co.id - Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman menyebut wabah virus corona (Covid-19) tidak ada kaitannya dengan urusan perbedaan pilihan politik. Menurut dia, wabah corona merupakan masalah universal.
Karena itu, Habiburokhman mengingatkan semua pihak agar masalah virus corona ini jangan dijadikan perseteruan politik.
Lebih lanjut, Anggota Komisi III DPR ini mengatakan, jika semua elemen bangsa bersatu, maka masalah corona ini bisa diatasi.
"Corona itu ancaman universal, gak ada urusan lu pendukung Jkw (Presiden Jokowi), pendukung Anies (Gubernur DKI), pendukung Liverpool, atau apapun," tulis Habiburokhman di akun Twitternya, Selasa (10/3/20).
"Makanya jauhkan dari perseteruan politik, Insya Allah kita bisa atasi bersama," cuit @habiburokhman.
Seperti diberitakan, jumlah pasien positif terjangkit Covid-19 di Indonesia kian bertambah. Pada Senin (9/3/2020) kemarin, Pemerintah mengumumkan jumlah pasien yang positif corona saat ini ada 19 orang.
"Hari ini jumlah kasus yang terkonfirmasi positif sebanyak 19," kata juru bicara pemerintah khusus penanganan virus corona, Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (9/3/20).
Jumlah itu bertambah dari data pada Minggu (8/3/2020), yakni pasien positif corona hanya berjumlah 6 orang. Yuri menyampaikan ada 13 pasien baru yang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga totalnya 19 orang.
Dari 13 pasien baru tersebut, 2 orang merupakan warga negara asing (WNA). Yuri menyebut, mayoritas dari 13 pasien merupakan imported case, artinya WNI tersebut mendapatkan virus di luar negeri atau bukan di Indonesia.
Setidaknya ada 7 orang yang merupakan imported case. Sisanya merupakan hasil tracing kasus nomor 01 dan nomor 03 serta pasien yang tertular dari imported case. [Tp]



