telusur.co.id - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta aparat kepolisian mengungkap motif pelaku melakukan pembakaran alat kerja wartawan yang sedang melakukan peliputan di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta. Fahri juga meminta kejadian tersebut diusut tuntas.
"Aparat harus mencari apa yang menjadi alasan (pelaku membakar motor wartawan)," kata Fahri di Jakarta, Kamis (26/9/19).
Tak hanya itu, Fahri juga mengutuk terjadinya kekerasan terhadap jurnalis saat meliput kerusuhan di sekitar Gedung Parlemen. Menurutnya, kerja insan pers pada dasarnya ditujukan untuk perbaikan negara.
Karena itu dirinya meminta semua pihak menghormati tugas pekerja media dengan tidak mengorbankannya.
"Jangan korbankan wartawan yang juga berjuang untuk perbaikan negara," tegasnya.
Fahri berharap, kekerasan terhadap wartawan tak terulang lagi. dia pun menyatakan keprihatinannya dan berharap kejadian seperti itu tak terulang lagi.
"Saya harap kekerasan serupa tak terulang kembali," ungkapnya.
Sebelumnya sebuah sepeda motor milik reporter Okezone.com, Puteranegara Batubara menjadi sasaran pembakaran massa pelajar saat terjadi kericuhan di luar Gedung DPR-MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/19).
Sepeda motor yang dibakar itu jenis Honda Supra X-125 bernomor polisi B 3933 BWV. Motor itu selama ini menjadi tunggangan Puteranegara dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya. [Fhr]



