telusur.co.id - Kepala tim Ferrari, Fred Vasseur, menegaskan bahwa timnya akan tetap menggunakan teknologi wing belakang “flip-flop” yang juga dikenal sebagai “makarena” pada mobil mereka di Grand Prix Miami di Miami International Autodrome.
Dalam sesi latihan bebas pertama (FP1) Sabtu pagi WIB, duo Ferrari, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, kembali menjajal sayap belakang inovatif ini. “Mulai hari ini kami akan menjaga makarena di mobil,” ujar Vasseur melalui laman resmi Formula 1.
Regulasi F1 saat ini memberi keleluasaan bagi tim untuk bereksperimen dengan inovasi pada sayap belakang, dan Ferrari memanfaatkan hal ini dengan melakukan berbagai pengujian rotasi wing yang menghasilkan desain makarena pertama kali dicoba di GP China. Wing ini dipercaya dapat menciptakan aliran udara lebih optimal, mengurangi tekanan di bagian belakang mobil saat melaju lurus, dan memberi keuntungan aerodinamika.
Tak hanya Ferrari, Red Bull Racing juga tengah mengembangkan wing belakang terbaru mereka, yang diuji oleh Max Verstappen dan Isack Hadjar di GP Miami.
Dengan persaingan ketat di jalur aerodinamika, penggunaan wing “flip-flop” diprediksi menjadi salah satu faktor penting dalam strategi Ferrari untuk meraih hasil maksimal di sirkuit Miami.



