Gelar Bukber, NasDem Minta Doa dari Anak Yatim Piatu - Telusur

Gelar Bukber, NasDem Minta Doa dari Anak Yatim Piatu

Partai NasDem menggelar acara buka puasa bersama anak yatim di NasDem Tower. foto ist

telusur.co.id - Memasuki pekan keempat Ramadan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem menggelar buka puasa bersama dengan ratusan anak yatim piatu di kantor DPP Partai NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat. 

Acara ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya. Adapun tema acaranya adalah 'Ramadan Menuju Kemenangan'. 

Ketua Panitia Buka Bersama Partai NasDem Fauzi Amro mengungkapkan tujuan mengundang anak yatim piatu dalam acara buka puasa karena ingin berbagi kebahagiaan.

"Pesan Ketua Umum Partai NasDem bahwa NasDem harus berbagi dengan sesama dan terus bekerja untuk kepentingan rakyat. Kita undang anak yatim karena doa anak yatim itu manjur dan ijabah oleh Allah, makanya kita minta doanya," ungkap Fauzi Amro dalam keterangannya, Kamis malam (13/4/2023).

Selain untuk berbagi, Ketua DPP Partai NasDem ini juga membeberkan jika acara buka puasa bersama ini untuk saling menguatkan sesama pengurus dan kader demi kemenangan di Pemilu 2024. 

"Kita ingin NasDem menang di Pilpres 2024 serta kemenangan calon presiden (capres) termasuk kemenangan caleg-caleg DPR NasDem menuju Indonesia yang hakiki," katanya.

Wakil Ketua Dewan Pakar Pusat Partai NasDem, yang juga Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menekankan bahwa kegiatan tersebut merupakan semangat yang terus digelorakan NasDem terutama oleh Ketua Umum NasDem Surya Paloh untuk terus hadir dan selalu berpihak kepada masyarakat.

"Partai ini harus berpihak pada rakyat dan tidak bisa hanya berjalan atas kepentingannya sendiri," bebernya.
 
Lebih jauh, SYL mengatakan di balik acara ini ada pesan puasa yang harus direnungi oleh semua pihak yakni menjaga solidaritas kepada bangsa. "Solidaritas kepada anak panti, kita simbolkan hari ini dan menahan diri untuk tidak menyudut-nyudutkan orang lain," ujar SYL. [ham]


Tinggalkan Komentar