telusur.co.id - Partai Gerindra menyatakan telah ada kesepakatan dengan PKS, mengenai satu nama yang akan diusung sebagai wakil gubernur DKI Jakarta, mengganti Sandiaga Uno yang memilih sebagai calon Wapres RI di Pilpres 2019.
"Sudah ada kesepakatan, satu partai satu nama, PKS dan Gerindra," ungkap Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Syarif, Jumat (27/12/19).
Mengenai siapa sosok yang akan dicalonkan, pimpinan komisi D DPRD DKI Jakarta ini menyebut, nama orang yang akan dicalonkan sebagai calon Wagub DKI tidak jauh dari nama-nama yang telah beredar di publik dan sosok itu memiliki pengalaman di pemerintahan dan parlemen.
"Pokoknya antara nama-nama itu. Pengalaman di Pemerintahan, parlemen, pernah di DPR, pokoknya dia orang matang," ungkap Syarif.
Syarif pun meminta publik bersabar, sebab, di bocorkannya, nama itu akan di publis pada minggu-minggu ini.
"Akan dipublikasikan pada pekan ini di Wisma Garuda Dua," ungkapnya kembali.
Seperti diketahui, pasca mundurnya Sandiaga Uno untuk mengikuti ajang Pilpres 2019. Kursi Wagub telah kosong selama satu tahun lebih empat bulan.
Selama itu pula, Anies Baswedan sebagai gubernur DKI bekerja dibantu oleh Sekda.
Selisih paham nama yang diajukan, antara Gerindra dan PKS juga merupakan penyebab lamanya kursi DKI 2 kosong selama 16 bulan.
Padahal sejak lama di publik telah beredar nama-nama yang disebut-sebut akan menggantikan Sandiaga, yaitu dari Gerindra Dewan Penasihat Gerindra Arnes Lukman, Waketum DPP Gerindra Ferry J. Juliantono, Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria, dan Sekda DKI Jakarta Saefullah.
Sedangkan dari PKS, Agung Yulianto dan Akhmad Syaikhu. [Asp]
Laporan : Eka Mutia



