Geruduk Gedung DPRD Ponorogo, Massa Tuntut Dewan Kehormatan Tegas - Telusur

Geruduk Gedung DPRD Ponorogo, Massa Tuntut Dewan Kehormatan Tegas

Aliansi Masyarakat Peduli Sosial melakukan demonstrasi di depan gedung DPRD Ponorogo

telusur.co.id - Ponorogo - Setelah dilaporkan ke polisi, hari ini Selasa (9/02) gedung DPRD Kabupaten Ponorogo digeruduk oleh sejumlah orang yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Sosial. Mereka menuntut Dewan Kehormatan untuk memproses secara internal terkait kasus yang menyeret salah satu oknum anggota DPRD berinisial T.

Beberapa waktu lalu, seseorang berinisial IM melaporkan oknum anggota DPRD Ponorogo berinisial T kepada polisi karena telah menyebarkan foto pribadi miliknya. IM merasa dilecehkan atas perbuatan oknum tersebut.

Pagi ini, sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Sosial menggeruduk gedung DPRD Ponorogo. Mereka melakukan demonstrasi menuntut DPRD Ponorogo untuk memproses T secara internal melalui Dewan Kehormatan. 

"Kami menuntut Dewan Kehormatan untuk memproses T sesuai dengan mekanisme yang ada di internal DPRD. Dewan Kehormatan harus tegas, karena ini juga menyangkut marwah dari lembaga DPRD," jelas Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Sosial, Pujiana. 

Pujiana menjelaskan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh T telah merusak marwah lembaga DPRD. "Ini (kasus T -red) jelas merusak marwah dan citra mulia dari sebuah lembaga DPRD, dan secara tidak langsung juga mengecewakan masyarakat banyak,". 

Massa aksi yang berjumlah kurang lebih 15 orang tersebut juga menuntut agar T meminta maaf kepada Masyarakat, "Kami juga meminta saudara T untuk segera meminta maaf kepada masyarakat Ponorogo, karena dia dipilih oleh masyarakat namun tidak bisa memberi cerminan dan contoh yang baik untuk masyarakat." imbuh Pujiana.

Usai ditemui dan beraudiensi dengan sejumlah anggota DPRD Ponorogo, massa aksi langsung membubarkan diri. Puji berharap agar kasus ini segera ditangani dan diselesaikan. "Semoga ada tindakan tegas, sehingga bisa menjadi pelajaran, dan tidak terulang lagi." pungkas Pujiana.

Laporan : Hanif Zein.


Tinggalkan Komentar