telusur.co.id - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo geram dengan meroketnya harga masker di pasaran. Menurutnya, kenaikan harga masker tidak normal.
Karena itu, politisi PDIP ini mengingatkan kepada siapapun agar tidak menimbun dan mempermainkan harga masker. "Saya peringatkan, jangan mempermainkan stok dan harga masker!" tegas Ganjar, mewanti-wanti.
Jika ada pihak yang sengaja menimbun masker, maka pihak kepolisian akan menangkapnya.
"Jangan mancing di air keruh jika tidak ingin berurusan dengan hukum! Saat ini Polda Jateng telah bergerak. Kepada masyarakat, jangan panik."
Ia berpesan kepada masyarakat yang tidak mengalami gejala tertular virus corona, tidak memakai masker tidak masalah. Yang terpenting jaga kebersihan dan kesehatan. "Sekarang sebarkan cara pola hidup sehat bukan menakut-nakuti," ujar dia.
Sebelumnya diberitakan harga masker per boks melonjak hingga lima kali lipat, dari semula sebesar Rp 30.000 per boks menjadi Rp 150.000 per boks.
Pasar Glodok, Jakarta melonjak di harga Rp 850.000 per kotak, dengan isi 50 potong masker. [ham]



