telusur.co.id -BeSS Resort & Waterpark Malang memilih cara berbeda dalam merayakan ulang tahun ke-14. Alih-alih menggelar perayaan di dalam ruangan, manajemen resort mengajak sekitar 140 keluarga berkumpul di ruang terbuka kawasan resort di Lawang, Kabupaten Malang.
Perayaan yang mengusung tema “The Longest Birthday Table” tersebut menjadi bagian dari refleksi perjalanan BeSS Resort & Waterpark Malang selama 14 tahun. Alam, keluarga, dan kebersamaan menjadi unsur utama dalam kegiatan yang digelar pada 2 September 2026 itu.
Sekitar 140 keluarga hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas anak-anak penyandang disabilitas beserta keluarga dan pendamping, jajaran Direksi dan Head Office Bersatu Sukses Group, tim BeSS Hospitality Group, keluarga besar BeSS Mansion Hotel Surabaya, rekan media, serta manajemen dan karyawan BeSS Resort & Waterpark Malang.
Seluruh peserta duduk bersama dalam satu meja panjang di tengah kawasan hijau resort. Konsep tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa perjalanan sebuah usaha tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan bisnis, tetapi juga hubungan dengan lingkungan dan masyarakat.
Pemilihan alam sebagai lokasi perayaan memiliki makna tersendiri bagi BeSS Resort & Waterpark Malang. Selama 14 tahun, kawasan Lawang menjadi bagian dari aktivitas dan perjalanan resort, mulai dari tempat bekerja hingga ruang untuk memberikan pengalaman kepada para tamu.
“Selama 14 tahun, alam sudah menjadi bagian dari kehidupan kami. Kami bekerja dan bertumbuh di sini, sehingga kami ingin menjaganya seperti keluarga, bukan hanya menikmati apa yang diberikan, tetapi juga merawatnya agar dapat terus tumbuh bersama kita,” ujar Rudy Wijaya, General Manager BeSS Resort & Waterpark Malang.
Pesan tersebut kemudian dirangkum melalui tema “14 Years Growing With Nature, Growing With Family.” Frasa Growing With Nature menjadi pengingat untuk terus menjaga hubungan dengan lingkungan, sedangkan Growing With Family menekankan pentingnya pertumbuhan yang dapat dirasakan dan memberikan manfaat bagi orang-orang di sekitar.
Rangkaian perayaan diawali dengan siraman rohani dan doa bersama sebagai bentuk syukur atas perjalanan 14 tahun BeSS Resort & Waterpark Malang. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Goldyndy dan Tomi selaku perwakilan Direksi Bersatu Sukses Group, bersama General Manager dan jajaran Head of Department BeSS Resort & Waterpark Malang.
Kegiatan berlanjut dengan pertunjukan yang melibatkan berbagai unsur di lingkungan BeSS Resort & Waterpark Malang. Salah satu yang mendapat perhatian adalah fashion show yang melibatkan anak-anak penyandang disabilitas.
Selain itu, keluarga besar resort turut menampilkan sejumlah persembahan, antara lain Tari Topeng dari Front Office Department dan pertunjukan teatrikal dari Housekeeping Department.
Kebersamaan kemudian berlanjut melalui jamuan makan bersama di sepanjang The Longest Birthday Table. Konsep tersebut tidak hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga membawa pesan mengenai hubungan manusia dengan lingkungan.
Sebagian bahan makanan yang disajikan dalam jamuan tersebut berasal dari kebun BeSS Resort & Waterpark Malang. Bahan yang tumbuh di lingkungan resort kemudian diolah dan disajikan di meja makan untuk dinikmati bersama para tamu.
Keterlibatan anak-anak penyandang disabilitas juga menjadi bagian penting dalam perayaan tersebut. BeSS Resort & Waterpark Malang menjadikan kegiatan itu sebagai upaya menciptakan ruang yang lebih inklusif sekaligus membuka kesempatan bagi lebih banyak orang untuk terlibat dan tumbuh bersama.
Perayaan ulang tahun ke-14 tersebut turut mendapat dukungan dari Cleo, Honeygo, Ladang Lima, Nature Fresh, dan Toza.
Bagi BeSS Resort & Waterpark Malang, The Longest Birthday Table bukan semata-mata tentang panjangnya meja yang digunakan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan berbagai pihak yang duduk dalam satu ruang dan berbagi pengalaman dalam momentum ulang tahun resort.
Memasuki tahun ke-15 perjalanan bisnisnya, BeSS Resort & Waterpark Malang membawa pesan untuk terus bertumbuh bersama alam, keluarga, dan masyarakat. Kawasan hijau Lawang pun diharapkan tetap menjadi bagian dari perjalanan tersebut, sekaligus ruang bagi masyarakat untuk menikmati suasana alam dan menciptakan pengalaman bersama orang-orang terdekat.



