telusur.co.id - Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional, Kazem Gharibabadi, menegaskan bahwa Teheran tidak akan tinggal diam jika kembali menjadi sasaran serangan. Ia memperingatkan setiap tindakan agresi terhadap Iran akan dibalas dengan respons militer yang keras.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari Kantor berita IRNA (16/7/2026), Gharibabadi mengatakan angkatan bersenjata Iran telah bersiaga penuh dan terus menjalankan tugas-tugas pertahanan untuk menghadapi berbagai kemungkinan ancaman.
"Kami tidak akan membiarkan agresi atau tindakan apa pun terhadap bangsa Iran tanpa balasan, dan kami akan memberikan pukulan telak sebagai tanggapan," tegas Gharibabadi.
Ia juga melontarkan peringatan langsung kepada Amerika Serikat. Menurutnya, Washington seharusnya memahami bahwa pendekatan konfrontatif terhadap Iran tidak akan membuahkan hasil.
"Rezim Amerika dan presidennya harus tahu bahwa ini adalah jalan yang pernah mereka tempuh sebelumnya, hanya untuk menemui kegagalan," ujarnya.
Gharibabadi mengeklaim Iran memiliki rekam jejak dalam memberikan respons terhadap para lawannya. Ia menyatakan negaranya pernah memberikan "kekalahan besar" kepada Amerika Serikat dan Israel, yang dalam pernyataannya disebut sebagai "rezim Zionis."



