telusur.co.id - Sebuah sumber yang mengetahui situasi mengatakan Iran sepenuhnya siap menghadapi skenario apa pun di Selat Hormuz dan telah melancarkan tembakan awal terhadap sejumlah kapal militer AS.
Dilansir kantor berita Tasnim pada hari Senin, sumber tersebut mengatakan bahwa Amerika tahu bahwa Iran tidak akan membiarkan "intimidasi" oleh Presiden AS Donald Trump dan pasukan Amerika.
Merujuk pada tembakan awal yang dilepaskan oleh pasukan Iran ke sejumlah kapal tempur AS, sumber tersebut mengatakan, “Angkatan Bersenjata Iran, seperti selama perang 40 hari, tidak akan mengizinkan lewatnya pasukan tempur Amerika, dan pergerakan apa pun melalui Selat Hormuz tidak akan terjadi tanpa izin dari Angkatan Bersenjata Iran.”
Sumber tersebut selanjutnya mencatat bahwa semua kapal harus mengambil pelajaran dari pengalaman perang 40 hari dan menghindari membayar harga atas "kebodohan Amerika".
“Selain menembaki kapal perang AS, Iran juga telah menyiapkan skenario lain yang akan diterapkan jika diperlukan,” tambah sumber tersebut.
Komentar tersebut muncul setelah Komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran, Mayor Jenderal Ali Abdollahi, memperingatkan bahwa setiap kekuatan militer asing, khususnya AS, akan diserang jika mencoba mendekati atau memasuki Selat Hormuz.
“Kami akan menjaga dan mengelola keamanan Selat Hormuz dengan kemampuan penuh, serta menyarankan semua kapal komersial dan kapal tanker minyak untuk menahan diri dari upaya apa pun untuk melewati Selat Hormuz tanpa koordinasi dengan Angkatan Bersenjata (Iran) yang ditempatkan di sana agar tidak membahayakan keamanan mereka,” kata jenderal tinggi tersebut.



