telusur.co.id - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Polres Toba menggelar pelatihan pengamanan terhadap tindakan yang dapat merusak pesta demokrasi.
Kegiatan tersebut diikuti 48 personil dari pengendalian massa ( Dalmas ) dan dipimpin langsung Kapolres bersama Wakapolres TobaKompol Janner Panjaitan, di halaman Mako Polres Toba.
Dalam sambutannya Kapolres AKBP Fikta Akala mengatakan bahwa pasukan pleton dalmas dipersiapkan untukmenghadapi demonstrasi serta mengantisipasi terjadinya anarkis.
"Dengan banyak latihan, para personil akan lebih terlatih dan mudah dalam menghalau massa," ucap dia dihadapan jajaranny, Senin (9/11/20).
Menurut dia, saat ini pasukan dalmas harus terus memperdalam teknik bagaimana cara pengamanan dilapangan
"Saat melaksanakan tugas pengamanan, anggota di lapangan dapat tampil lebih mahir, terlatih,bertanggung jawab dan tangguh," tuturnya.
Diketahui, saat menggelar latihan yang di komandani Danton Dalmas Aiptu Nangi para Dalmas menggunakan formasi berlindung dan penggunaan peralatan yaitu helm, tongkat, tameng hingga gas airmata yang harus sesuai Standard Operational Procedure (SOP) dilapangan.[fhr]
Laporan: Zesron



