Jusuf Kalla dan Boediono Akan Kenang Abdillah Toha lewat Buku “Penjaga Akal Sehat” - Telusur

Jusuf Kalla dan Boediono Akan Kenang Abdillah Toha lewat Buku “Penjaga Akal Sehat”


telusur.co.id - Dua mantan wakil presiden, Jusuf Kalla dan Boediono, akan mengenang sosok almarhum Abdillah Toha dalam peluncuran buku Penjaga Akal Sehat: Abdillah Toha di Mata Kerabat dan Sahabat di Universitas Paramadina, Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Buku terbitan Mizan itu menghimpun kesaksian, kenangan, dan refleksi 37 tokoh mengenai perjalanan hidup, pemikiran, serta sikap Abdillah Toha dalam melihat persoalan politik, ekonomi, sosial, hingga keagamaan.

Jusuf Kalla, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, serta Boediono, Wakil Presiden RI ke-11, dijadwalkan hadir dalam sesi bincang untuk membahas Abdillah Toha berdasarkan pengalaman dan perspektif masing-masing.

Pendiri Mizan, Haidar Bagir, mengatakan peluncuran buku tersebut tidak hanya dimaksudkan untuk mengenang perjalanan hidup Abdillah, tetapi juga membicarakan kembali gagasan serta nilai-nilai yang ditinggalkannya.

“Peluncuran buku Penjaga Akal Sehat akan menjadi ruang untuk mengenang perjalanan hidup Abdillah Toha sekaligus mendiskusikan gagasan, sikap, dan nilai yang diwariskannya,” kata Haidar dalam keterangan tertulis, Jumat (28/8/2026).

Abdillah Toha lahir di Solo pada 29 April 1942. Ia menempuh pendidikan Commerce di University of Western Australia dan kemudian berkiprah di sejumlah bidang, mulai dari politik, media, bisnis, hingga kegiatan sosial dan pendidikan.

Dalam dunia politik, Abdillah merupakan salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) dan pernah menjadi anggota DPR RI periode 2004-2009.

Ia juga tercatat sebagai salah satu pendiri Grup Mizan dan pernah menjabat Komisaris Utama. Di bidang media, Abdillah mendirikan sekaligus menjadi Pemimpin Umum majalah Ummat.

Editor buku, M. Syafi’i Anwar, menilai kiprah majalah Ummat pada masanya turut memberi warna pada gerakan reformasi yang berujung pada berakhirnya pemerintahan Orde Baru.

Dikenang sebagai “Penjaga Akal Sehat”

Judul Penjaga Akal Sehat dipilih untuk menggambarkan salah satu karakter Abdillah yang banyak dikenang orang-orang terdekatnya, yakni keberanian mempertahankan kejernihan berpikir, sikap kritis, dan independensi dalam menyikapi persoalan publik.

Dalam berbagai perubahan sosial dan politik Indonesia, Abdillah dikenal konsisten menyampaikan pandangan secara terbuka dan rasional, tetapi tetap menghormati perbedaan.

Buku tersebut diedit M. Syafi’i Anwar, Abd. Rohim Ghazali, dan Ibrahim Ali-Fauzi.

Selain Jusuf Kalla dan Boediono, sejumlah tokoh lain turut menyumbangkan tulisan, di antaranya Najwa Shihab, Goenawan Mohamad, Nadirsyah Hosen, M. Amien Rais, Soetrisno Bachir, dan Cyril Raoul Hakim.

Buku itu juga memuat perspektif keluarga serta sahabat-sahabat Abdillah di Mizan. Haidar Bagir menulis prolog yang membuka rangkaian kesaksian tersebut.

Peluncuran Penjaga Akal Sehat: Abdillah Toha di Mata Kerabat dan Sahabat akan berlangsung di Aula T.P. Rachmat, Universitas Paramadina, Setu, Cipayung, Jakarta Timur, pada Jumat (4/9/2026) pukul 14.00-16.00 WIB.


Tinggalkan Komentar