Kadindik Jatim Tinjau Murid SMKN 1 Jenangan Berlatih untuk LKS Dikmen Tingkat Provinsi - Telusur

Kadindik Jatim Tinjau Murid SMKN 1 Jenangan Berlatih untuk LKS Dikmen Tingkat Provinsi

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai saat meninjau langsung murid SMKN 1 Jenangan, Ponorogo berlatih untuk LKS Dikmen Tingkat Provinsi Jawa Timur

telusur.co.id - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadindik Jatim), Aries Agung Paewai melakukan peninjauan ke SMKN 1 Jenangan Ponorogo sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas sarana prasarana serta proses pembelajaran berjalan optimal. Selasa, (17/3/2026).

Kunjungan tersebut menjadi langkah nyata dalam melihat secara langsung kondisi sekolah, mulai dari fasilitas pendukung pendidikan hingga pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah. Peninjauan ini juga bertujuan untuk memastikan suasana belajar tetap kondusif dan terjaga dengan baik.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pemantauan menyeluruh terhadap berbagai aspek, termasuk ruang kelas, peralatan praktik, serta kebersihan dan kenyamanan lingkungan pendidikan. Hal ini dinilai penting untuk mendukung terciptanya proses pembelajaran yang efektif dan berkualitas.

Eks Kabiro Humas Pemprov Jatim ini menguraikan bahwa, sekolah vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja. Oleh karena itu, SMK diharapkan mampu menghadirkan sistem pembelajaran yang adaptif, produktif, dan selaras dengan kebutuhan industri.

“Pendidikan vokasi harus terus berinovasi, mengikuti perkembangan zaman, serta mampu menjawab tantangan dunia kerja yang semakin dinamis,” tegas mantan PJ Wali Kota Batu ini.

Dengan adanya peninjauan ini, kata alumnus IPDN tahun 1999 ini, diharapkan SMKN 1 Jenangan Ponorogo dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi sarana prasarana maupun metode pembelajaran, sehingga mampu mencetak lulusan yang kompeten dan siap terjun ke dunia industri.

“Langkah ini sekaligus menjadi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan, khususnya di sektor vokasi, agar semakin relevan dengan kebutuhan pasar kerja,” tutup pria asal Kelahiran Makassar ini. (ari)


Tinggalkan Komentar