telusur.co.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Mamat Rachmat mengajak masyarakat untuk ikut mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 guna memastikan akses pendidikan yang lebih merata, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik. 

Hal tersebut disampaikan Kang Rachmat dalam kegiatan Penyelenggaraan Pengawasan Pemerintahan yang digelar di Gedung Dakwah Terpadu, Gg. Babakan TVRI V RT 05 RW 01, Kelurahan Cibaduyut Kidul, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Senin, 8 Juni 2026. 

Menurut Kang Rachmat, sektor pendidikan merupakan salah satu bidang yang paling banyak menjadi perhatian masyarakat setiap tahun, terutama menjelang pelaksanaan penerimaan peserta didik baru.

“Pendidikan adalah kebutuhan dasar yang harus dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Karena itu pelaksanaan SPMB perlu diawasi bersama agar berjalan sesuai aturan dan memberikan kesempatan yang adil bagi semua siswa,” ujar Kang Rachmat.

Dalam kegiatan tersebut, dibahas berbagai kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan SPMB, termasuk pengembangan sekolah unggulan, peningkatan daya tampung sekolah, serta penyediaan sekolah penyangga untuk menampung peserta didik yang belum tertampung di sekolah negeri. 

Kang Rachmat menjelaskan bahwa berbagai langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan yang berkualitas.

Selain itu, ia juga menyoroti Program Beasiswa Anak Jawa Barat yang ditujukan untuk membantu peserta didik dari keluarga kurang mampu yang bersekolah di sekolah swasta. Program tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban biaya pendidikan sekaligus memastikan anak-anak tetap memperoleh kesempatan belajar yang layak. 

Menurut Kang Rachmat, masyarakat perlu ikut mengawasi pelaksanaan berbagai program pendidikan agar tepat sasaran dan terhindar dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat, seperti percaloan maupun pungutan yang tidak sesuai ketentuan. 

“Partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan setiap program pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi siswa dan keluarga yang membutuhkan,” katanya.

Melalui kegiatan pengawasan tersebut, Kang Rachmat berharap pelaksanaan SPMB 2026 dan berbagai program pendidikan lainnya dapat berjalan lebih baik, transparan, serta mendukung pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat Jawa Barat. (VC)