telusur.co.id - Setelah melakukan beberapa kali pengintaian terhadap warga yang tak patuh protokol kesehatan diberbagai lokasi keramaian, akhirnya Kapolres Tobasa AKBP Akala Fikta Jaya langsung turun tangan untuk memasang masker kepada masyarakat di lokasi wilayah Porsea, Kabupaten Toba, Rabu (9/9/2020). 250 masker pun ludes sekejap.
“Kendati kita dalam kondisi adaptasi baru, masyarakat harus tetap memperhatikan kesehatannya di tengah wabah Covid-19 yang belum berkesudahan ini, dan baru-baru ini juga sudah ada yang meninggal dunia, kemudian informasi dari Ajibata juga ada yang positif Corona, saat ini dalam perawatan,” Ujar Kapolres disela kesibukannya memasangi Masker kepada warga yang 'sok kebal Corona' itu.
Menurut AKBP Akala, kegiatan ini adalah bagian dari implementasi terhadap Inpres (Instruksi Presiden) yang ditandatangani langsung oleh Bapak Presiden Joko Widodo pada tanggal 04 Agustus 2020, yaitu Inpres Nomor 6 Tahun 2020 yang berisi tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Kabag Ops Kompol Drs. Effendi Sinaga, Kasat Lantas Akp Victor Siagian, Kasat Binmas AKP Sudarman Sinaga, Lurah pasar Porsea Edward Sidabutar, Tim Dinas kesehatan, Babinsa Porsea, peronel Polsek Porsea dan Babhinkamtibmas Polres Toba sekaligus membagikan 250 pcs masker termasuk kepada para pedagang, pengemudi maupun masyarakat penduduk sekitar yang tidak menggunakan masker.
Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya, juga mensosialisasikan tentang bahaya Virus Corona Covid-19 yang tengah menjadi pandemi, berikut jumlah pasien/orang terpapar di Indonesia yang jumlahnya semakin meningkat, untuk itu Kapolres Toba menyampaikan semua orang seharusnya tetap disiplin dan mematuhi Protokol Kesehatan yang sudah di anjurkan oleh pemerintah.
Untuk itu, menurut Kapolres Toba ini, kegiatan pembagian masker ini demi menjaga diri sendiri, keluarga maupun orang sekitar terhindar dari virus Corona Covid-19. “Kita tidak mau baik diri kita dan orang yang kita sayangi, terlebih warga disekitar kita menjadi terpapar dan tidak memaparkan kepada orang lain, sehingga harapan kita bersama memutus mata rantai penyebaran virus jahat ini hingga kelak kita dapat menjalani hidup seperti sediakala,” ujar AKBP Akala dengan senyum khasnya. [ham]



