telusur.co.id - Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Nasrullah, melepas ekspor perdana pakan hewan peliharaan (pet food) PT Central Proteina Prima Tbk (CP Prima), melalui anak perusahaan PT Centralwindu Sejati, ke Brunei Darussalam, seberat 10 ton dengan nilai 10 ribu dolar AS.
Nasrullah berharap, dengan diterimanya makanan hewan kesayangan (pet food) di Brunei Darussalam, dapat memotivasi PT. Centralwindu Sejati untuk dapat menembus pasar negara lain yang masih terbuka lebar.
"Kami berharap PT. Centralwindu Sejati terus meningkatkan kuantitas maupun kualitas produk siap ekspor, sehingga produk peternakan Indonesia lebih mampu bersaing di perdagangan internasional," kata Nasrullah sela peluncuran ekspor pakan hewan peliharaan di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (11/11/21).
Nasrullah juga berharap, lewat pelepasan ini bisa memotivasi pelaku usaha lain untuk tetap berupaya melakukan percepatan ekspor komoditas peternakan lainnya dengan meningkatkan kualitas produk dan promosi.
Bagi Nasrullah, 10 November selain Hari Pahlawan, juga merupakan tonggak bersejarah, di mana makanan hewan kesayangan (pet food) Indonesia dapat menembus pasar Brunei Darussalam.
Dengan diterimanya produk PT. Centralwindu Sejati di negara Brunei Darussalam, merupakan bukti bahwa makanan hewan kesayangan (pet food) telah memenuhi persyaratan teknis yang telah ditetapkan oleh otoritas Brunei Darussalam.
"Selamat dan saya ingin menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT. Centralwindu Sejati beserta semua pihak terkait yang telah memberikan dukungannya terhadap upaya peningkatan ekspor komoditas peternakan Indonesia," tutupnya.
Sementara Itu, Direktur PT. Centralwindu Sejati Paulius Juta menyampaikan, bahwa ini merupakan ekspor pertama kalinya yang dilakukan perusahaan dengan produk makanan hewan kesayangan. Yaitu produk makanan kucing ke Negara Brunei Darussalam dengan volume pengiriman pertama sebanyak 10 ton senilai 10.000 USD.
"Tujuan kami adalah untuk menunjukkan pet food buatan Indonesia ke negara-negara tetangga," ujarnya.[Fhr]



