telusur.co.id - Kongres Luar Biasa PSSI, untuk memilih ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota komite eksekutif (Exco) PSSI periode 2019-2023, resmi di buka, di Hotel Sharing-La, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11/2019).
Acara pemilihan dilakukan tertutup. Namun tidak lama beberapa kandidat calon Ketum keluar dari ruangan, seperti Benhard Limbong, Vijaya Fitriyasa, dan Fary Demy Francis.
Kepada wartawan, Fary Demy Francis mengatakan, proses pemilihannya tidak fair play dan tidak transparan. Hal itu terkait janjinya panitia bakal memberikan sosialisasi tata cara pemilihan.
"Sampai sekarang tata cara itu tidak dijelaskan," kata Fary Demy.
Kemudian, dia mempertanyakan soal voters-nya. Atas hal itu, dia dan beberapa caketum menyatakan menarik diri dari pencalonan, dan keluar dari ruangan Kongres PSSI.
"Bagaimana mau buat kongres bermartabat kalau seperti ini. Maka kami Caketum dan beberapa exco menyatakan tarik diri," kata mantan Ketua Komisi V DPR RI periode 2009-2014 yang berasal dari Partai Gerindra itu.
Sekedar informasi, ada 10 caketum yang maju, mereka adalah Arief Putra Wicaksono, Aven S. Hinelo, Benhard Limbong, Benny Erwin, Fary Demy Francis, Mochammad Iriawan (Iwan Bule), Rahim Soekasah, Sarman, Vijaya Fitriyasa, dan Yesayas.
Berdasarkan penelusuran, masih ada tiga kandidat di dalam ruangan kongres, mereka adalah Arief Putra Wicaksono, Rahim Soekasah dan Iwan Bule. [ipk]



