telusur.co.id - Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jawa Barat menggelar Konsolidasi Dapil Jawa Barat 7 dalam rangkaian Safari Ramadan yang berlangsung di Swiss-Belinn Karawang, Sabtu, 21 Februari 2026.
Agenda tersebut dihadiri Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa, Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim, Ketua DPP Partai NasDem Nining Indra Shaleh, Idris Sandiya, Atang Irawan beserta jajaran pengurus, Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat Mamat Rachmat, serta Ketua DPD dan DPC di wilayah Dapil Jawa Barat 7.
Dalam konsolidasi tersebut, peran Badan Pemenangan Pemilu (Bapillu) menjadi salah satu fokus utama dalam mempersiapkan strategi politik menuju Pemilu 2029. M. Rizky, yang mengemban tugas sebagai Bapillu, menegaskan pentingnya perencanaan terstruktur dan penguatan mesin partai sejak dini.
Menurutnya, capaian Pemilu 2024 di Dapil Jabar 7—yang menghasilkan satu kursi DPR RI, dua kursi DPRD Provinsi, dan 15 kursi DPRD Kabupaten/Kota—menjadi modal awal yang harus ditingkatkan melalui kerja terukur dan konsolidasi berkelanjutan.
“Bapillu bertugas memastikan seluruh struktur siap secara strategi dan teknis. Konsolidasi ini menjadi fondasi untuk menyusun langkah pemenangan yang lebih sistematis menuju 2029,” ujar M. Rizky.
Ia menekankan bahwa penguatan struktur hingga tingkat DPRt berbasis TPS, sebagaimana ditekankan Ketua DPW, akan menjadi basis data dan kekuatan riil partai di lapangan.
“Strategi pemenangan tidak bisa instan. Kita harus membangun struktur yang solid, memetakan potensi setiap dapil, serta memastikan seluruh pengurus memahami peran dan target masing-masing,” katanya.
M. Rizky juga menyampaikan bahwa Bapillu akan fokus pada penguatan koordinasi antar-level kepengurusan, pemetaan wilayah, serta penyiapan kader potensial di setiap daerah pemilihan.
Dengan sinergi antara DPW, DPD, DPC, dan Bapillu, NasDem optimistis mampu memperkuat posisinya di Dapil Jawa Barat 7 dan menargetkan peningkatan perolehan suara pada Pemilu 2029 mendatang. (VC)



