telusur.co.id -Atmosfer hebat tersaji pada babak semifinal Liga 4 Piala Presiden 2026 yang berlangsung pada Rabu (8/7/2026). Dua tiket menuju partai puncak terpaksa harus ditentukan melalui drama adu penalti setelah masing-masing tim bermain sengit sepanjang waktu normal. Hasilnya, Pesik Kuningan dan Pasuruan United sukses mengamankan tempat di laga final.
Pada laga semifinal pertama yang digelar di Stadion Sriwedari, Solo, Pesik Kuningan berhasil meredam perlawanan sengit PSN Ngada. Pertandingan harus dituntaskan melalui babak tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada waktu normal. Pesik Kuningan akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor penalti 5-4.
Dalam laga tersebut, PSN Ngada sebenarnya mampu mengejutkan lini pertahanan lawan terlebih dahulu melalui gol sundulan Basten Du'e pada menit kelima. Namun, Pesik Kuningan berhasil merespons dan menyamakan kedudukan pada menit ke-22 berkat tembakan terukur dari Muhammad Arozi. Kendati langkahnya terhenti di babak semifinal, PSN Ngada tetap menutup musim kompetisi dengan kepala tegak lantaran sudah mengantongi tiket promosi ke Liga 3 Nusantara musim 2027.
Sementara itu, atmosfer yang tidak kalah menegangkan terjadi pada pertandingan semifinal kedua di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Pasuruan United yang diarsiteki oleh duet pelatih berpengalaman, Bio Paulin dan Kas Hartadi, sukses menumbangkan Persinga Ngawi.
Sepanjang 90 menit waktu normal, kedua kesebelasan tampil disiplin hingga skor kacamata (0-0) tetap bertahan. Memasuki babak adu penalti, mentalitas tim berjuluk Laskar Santri Mbeling terbukti lebih tangguh. Pasuruan United menyudahi perlawanan Persinga Ngawi dengan keunggulan penalti 5-4.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang hadir langsung menyaksikan pertandingan di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta memberikan kredit khusus atas keberhasilan penyelenggaraan kompetisi tersebut.
Erick memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya kompetisi amatir ini serta menekankan pentingnya pembinaan pesepak bola di akar rumput.
"Pertandingan bagus, saya mengucapkan selamat kepada PSSI Provinsi untuk Jogja yang bisa menggelar event besar. Ini sudah babak semifinal dan nanti sudah finalnya. Mudah-mudahan ini bagian dari bagaimana kita mulai membangun persepakbolaan amatir," ujar Erick Thohir saat ditemui di lokasi pertandingan.
Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut menyoroti kompetisi berjenjang dari level kota hingga provinsi merupakan instrumen krusial dalam menjaring talenta muda berbakat.
"Tadi saya cek umurnya ada yang 19, 20, dan 21 tahun. Ini yang harus kita jaga. Bagaimana ada Liga 1 dan Liga 2 yang profesional, tetapi tim-tim amatir juga harus dibentuk. Ke depannya kita akan fokus di kompetisi kota dan provinsi, supaya penontonnya ramai dan persaingannya maksimal, sehingga nanti bisa dipantau oleh liga lain maupun tim nasional kelompok umur yang mumpuni," tambah Erick secara rinci.
Merujuk pada hasil semifinal ini, partai puncak Liga 4 Piala Presiden 2026 akan mempertemukan duel antara Pesik Kuningan kontra Pasuruan United pada Sabtu, 11 Juli 2026 mendatang. Terkait lokasi pertandingan final, pihak panitia penyelenggara masih akan melakukan peninjauan dan menentukannya dalam waktu dekat. Kedua tim dipastikan bakal bertarung habis-habisan demi merengkuh gelar juara nasional.



